Cerita Indonesia

March 3, 2008

Gerakan Mahasiswa ITB 1978

Filed under: MILITER,SOEHARTO — kapucino @ 8:21 pm
Tags: , ,

“Hanya Tuhan yang boleh tindas kami, itupun kalau Ia mau”

Mungkin mahasiswa ITB zaman sekarang sudah tidak mengenal lagi cerita ini. Dan mungkin juga mahasiswa-mahasiswa kampus lainnya, ketika almameter mereka mengalami tindakan represif yang sama. Tetapi gambar adalah bukti otentik bahwa benar kampus-kampus mereka pernah mencatat sejarah yang pahit.

Penolakan Soeharto di ITB tahun 1978

Penolakan Soeharto sebagai Presiden kembali di ITB, 16 Januari 1978. Dan ini berbuntut panjang pada agresi aparat keamanan masuk ke dalam kampus ITB.

Agresi Aparat masuk kampus dari gerbang

Di gambar ini adalah Boulevard – jalan yang membelah kampus ITB. Terlihat tentara berada di pintu gerbang utama kampus, siap merangsek ke dalam kampus.

Pemeriksaan KTM oleh aparat

Digambar ini, mahasiswa di pagar betis dan dilakukan pemeriksaan KTM.

Penjagaan gerbang-gerbang

Penjagaan gerbang-gerbang kampus sejak suksesnya invasi aparat ke dalam kampus.

Pemeriksaan massal

Pemeriksaan massal yang berujung pada penahanan beberapa mahasiswa.

  • Penolakan Soeharto : 16 Januari 1978
  • Agresi Militer Pertama : 1 Februari 1978
  • Agresi Militer Kedua : 2 – 9 februari 1978

Sebagian orang masih mengingat kasus NKK – BKK di era 70-an ini, dikenal dengan nama Normalisasi Kehidupan Kampus. Awal dari infiltrasi kekuatan politik penguasa Orde Baru dalam struktur kehidupan kampus. Dimana adanya bentukan Senat-senat di dalam kampus oleh pemerintah untuk mengontrol kehidupan mahasiswa.

Photo lainnya dari era-70-an.

Prosesi pemakaman salah satu korban

Prosesi pemakaman Rene Conrad, korban penembakan karena gesekan mahasiswa dengan militer di tahun 1970,

Ibu Rene Conrad dan Kapolri

Ibu dari Rene Conrad menunjuk Awaludin Jamin, Kapolri saat itu.

Sumber Photo : http://gerakanmahasiswa78.blogspot.com (lebih lengkap dalam blog tersebut)

Advertisements

January 30, 2008

Pangsar Soedirman dan Soeharto

Filed under: BAPAK BANGSA,SOEHARTO — kapucino @ 5:02 pm
Tags: , ,

“Lebih baek di bom atom dari pada merdeka kurang dari 100 prosen” , demikianlah tanggapan Panglima Besar Soedirman terhadap Soekarno – Hatta yang lebih memilih jalur perundingan dengan Belanda. Sejarah mencatat bagaimana heroiknya perjuangan gerilya Panglima Besar Soedirman kurang lebih 7 bulan melintasi hutan dan gunung di Jawa Tengah – Jawa Timur.

Setelah Ibu Kota Yogyakarta berhasil direbut kembali, Soeharto diminta oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX, untuk menjemput Pangsar Soedirman di Karangmojo yang jalannya sudah dihancurkan, Soeharto menuju ke Karangmojo menggunakan kuda. Pangsar Soedirman akhirnya kembali ke Yogyakarta disambut oleh Pasukan Kehormatan di Alun-alun, yang merupakan upacara penghormatan terakhir kepada Panglima Besar Soedirman sebelum beliau meninggal dunia 29 Januari 1950.

jenderal sudirman dan letkol soeharto-ABNS

January 18, 2008

Bapak Pembangunan Nasional

Filed under: SOEHARTO — Iman Brotoseno @ 4:51 pm
Tags:

Sebuah Poster mengenai Soeharto – Bapak Pembangunan Nasional, hal yang jamak ditemui seantero negeri pada masanya.
( Foto : Indonesia in Soeharto Years )

Poster Soehareto

Blog at WordPress.com.