9 April 1966. Saat berpulangnya salah seorang bapak bangsa, Sutan Syahrir di Swiss. Walau dalam status tahanan politik, pemerintah yang berkuasa tetap mengijinkan dan menanggung biaya pengobatan di luar negeri selama hampir setahun. Tampak istrinya dan anak anaknya Krya Arsyah ( Buyung ) dan Siti Rabiah Parvati ( Upik ) menunggu jenasah di rumah sakit.
Foto : Buku ” Manusia Dalam Kemelut Sejarah ” LP3ES
Kenapa ya yang ada-lah bapak bangsa ini harus meninggal di luar negeri?
Comment by extremusmilitis — January 28, 2008 @ 7:44 pm
Smua jasanya takkan terlupakan. .
Comment by dinda — June 9, 2008 @ 4:48 am
mbah shahrir seperti apapun keadaanmu kamu tetap mbah pendiri ri doaku bersamamu alfatikah
Comment by syamsu — June 15, 2008 @ 4:34 am
Sutan Syahril adalah pahlawan, Bertubuh kecil, berjiwa besar. Pahlawan dalam arti yang sebenarnya. Selamat jalan pahlawanku, Semoga arwahmu diterima disisìNYA. Amin.
Comment by sakatose — October 9, 2008 @ 8:20 pm
Bgan nya kecil tapi oTAKNYA rAKsASA. DIA ADALAH dIPLOMAT ULUNG BANGSA iNDONESIA. jADILAH BUNG SYAHRIL BERIKUTNYA
Comment by Riki — March 18, 2009 @ 9:53 am
Semoga arwah beliau diterima di sisiNya.
Comment by x0x — April 29, 2009 @ 2:17 pm