
………………….Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi/ Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak/Kenang, kenanglah kami/ Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir
Kami sekarang mayat/Berikan kami arti/Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian/
Kenang, kenanglah kami/yang tinggal tulang-tulang diliputi debu/Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi
( Chairil Anwar )
January 26, 2008
Tiga Serangkai
4 Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
kalau bung chairil masih hidup beliau pasti bete. karena kerawang bekasi cuma 3000 rupiah. paling tambah 500 rupiah buat aqua gelas dan seribuan lagi buat wong ngamen. lima ribuan masih susuk lah.. tidak perlu harus mempertaruhkan nyawa.
Comment by endik — January 26, 2008 @ 4:08 pm
@endik
*nge-baca komen di-atas*
Anda sungguh naif, apa-kah 3500 rupiah yang anda bicara-kan ini, sepadan dengan apa yang telah di-korban-kan oleh mereka, para pejuang bangsa, hanya agar anda dapat menikmati 3500 rupiah anda saat ini?
@Mas Iman
. Biar-kan-lah aku juga ikut men-jaga mereka dan men-jaga bangsa ini, agar per-juang-an pahlawan-pahlawan besar bangsa ini tidak sia-sia
Foto yang hebat bang
Comment by extremusmilitis — January 27, 2008 @ 3:09 am
bang, saya copy ya link ini ke :
http://kolomsejarah.wordpress.com/2008/05/26/tiga-serangkai/
bisa gak kita tukaran link!
Hidoep Sjahrir !
Comment by c. patriawan — May 26, 2008 @ 3:01 am
saya ngopi fotonya ya mas.. makasih..
Comment by dian nw — April 1, 2009 @ 4:53 am