<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Perjalanan dinas menteri 1947</title>
	<atom:link href="http://ceritaindonesia.wordpress.com/2008/01/26/perjalanan-dinas-menteri-1947/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ceritaindonesia.wordpress.com/2008/01/26/perjalanan-dinas-menteri-1947/</link>
	<description>Perjuangan, Darah, Doa, Dosa, Airmata dan Harapan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Dec 2009 09:21:34 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Yuli Hananto</title>
		<link>http://ceritaindonesia.wordpress.com/2008/01/26/perjalanan-dinas-menteri-1947/#comment-409</link>
		<dc:creator>Yuli Hananto</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 03:18:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritaindonesia.wordpress.com/?p=34#comment-409</guid>
		<description>Foto kunjungan dinas menteri tahun 1947 yang diambil/dijepret di Stasiun Mojokerto, silahkan bendingkan dengan foto Stasiun Mojokerto dalam buku &quot;Modjokerto in de Motregen&quot; (jepretan wartawan Belanda W. Walraven), Kondisi stasiunnya kok sudah berubah?
Lalu kapan Stasiun Mojokerto direnovasi?
Apakah mungkin pada zaman pendudukan Jepang? atau apakah mungkin pula pada masa awal kemerdekaan? Bagaimana sempat bung!! Tentunya pengakuan kedaulatan dulu yang diutamakan bung!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Foto kunjungan dinas menteri tahun 1947 yang diambil/dijepret di Stasiun Mojokerto, silahkan bendingkan dengan foto Stasiun Mojokerto dalam buku &#8220;Modjokerto in de Motregen&#8221; (jepretan wartawan Belanda W. Walraven), Kondisi stasiunnya kok sudah berubah?<br />
Lalu kapan Stasiun Mojokerto direnovasi?<br />
Apakah mungkin pada zaman pendudukan Jepang? atau apakah mungkin pula pada masa awal kemerdekaan? Bagaimana sempat bung!! Tentunya pengakuan kedaulatan dulu yang diutamakan bung!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: arifrahmanlubis</title>
		<link>http://ceritaindonesia.wordpress.com/2008/01/26/perjalanan-dinas-menteri-1947/#comment-137</link>
		<dc:creator>arifrahmanlubis</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 01:19:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritaindonesia.wordpress.com/?p=34#comment-137</guid>
		<description>inilah kenapa dulu pemimpin tidak didemo rakyat sendiri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>inilah kenapa dulu pemimpin tidak didemo rakyat sendiri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: amiramdhani</title>
		<link>http://ceritaindonesia.wordpress.com/2008/01/26/perjalanan-dinas-menteri-1947/#comment-136</link>
		<dc:creator>amiramdhani</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 00:37:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritaindonesia.wordpress.com/?p=34#comment-136</guid>
		<description>Zaman dulu fsltas blm lgkap..klo skrg kbnyakan,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Zaman dulu fsltas blm lgkap..klo skrg kbnyakan,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Menteri &#171; Sang Aradea</title>
		<link>http://ceritaindonesia.wordpress.com/2008/01/26/perjalanan-dinas-menteri-1947/#comment-135</link>
		<dc:creator>Menteri &#171; Sang Aradea</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2008 14:16:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritaindonesia.wordpress.com/?p=34#comment-135</guid>
		<description>[...] Ilustrasi diatas adalah perjalanan dinas para Menteri-Menteri Republik ketika meninjau front Jawa Timur. Mereka menunggu kereta di stasiun Mojokerto yang akan membawa kembali ke Jogjakarta. Tak ada uang dinas perjalanan, tak ada ruang tunggu VIP. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Ilustrasi diatas adalah perjalanan dinas para Menteri-Menteri Republik ketika meninjau front Jawa Timur. Mereka menunggu kereta di stasiun Mojokerto yang akan membawa kembali ke Jogjakarta. Tak ada uang dinas perjalanan, tak ada ruang tunggu VIP. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ŝoliter</title>
		<link>http://ceritaindonesia.wordpress.com/2008/01/26/perjalanan-dinas-menteri-1947/#comment-134</link>
		<dc:creator>ŝoliter</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2008 14:09:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritaindonesia.wordpress.com/?p=34#comment-134</guid>
		<description>artikelnya saya link bung!
-terimakasih- :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>artikelnya saya link bung!<br />
-terimakasih- <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: BAGAS PRAMBUDI</title>
		<link>http://ceritaindonesia.wordpress.com/2008/01/26/perjalanan-dinas-menteri-1947/#comment-117</link>
		<dc:creator>BAGAS PRAMBUDI</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2008 15:46:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritaindonesia.wordpress.com/?p=34#comment-117</guid>
		<description>saya melihat sangat jarang sekali mentri2 yg pergi ke luar negri bawa hasil yang memuaskan. yang mereka bawa kebanyakan oleh2 utk keluarga dan tetangga2.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya melihat sangat jarang sekali mentri2 yg pergi ke luar negri bawa hasil yang memuaskan. yang mereka bawa kebanyakan oleh2 utk keluarga dan tetangga2.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adi</title>
		<link>http://ceritaindonesia.wordpress.com/2008/01/26/perjalanan-dinas-menteri-1947/#comment-91</link>
		<dc:creator>adi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 07:38:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritaindonesia.wordpress.com/?p=34#comment-91</guid>
		<description>beberapa waktu kemudian sang menteri pertahanan dieksekusi akibat peristiwa madiun 1948. tragis ....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>beberapa waktu kemudian sang menteri pertahanan dieksekusi akibat peristiwa madiun 1948. tragis &#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Catshade</title>
		<link>http://ceritaindonesia.wordpress.com/2008/01/26/perjalanan-dinas-menteri-1947/#comment-88</link>
		<dc:creator>Catshade</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2008 08:34:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritaindonesia.wordpress.com/?p=34#comment-88</guid>
		<description>@Fadli Reza:

Seingat saya, zaman Soeharto juga ada orang tionghoa yang jadi menteri. Namanya: Bob Hasan... :P Setelah Soeharto mundur, beberapa menteri di bidang ekonomi juga orang tionghoa, seperti Kwik Kian Gie dan Mari Elka Pangestu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Fadli Reza:</p>
<p>Seingat saya, zaman Soeharto juga ada orang tionghoa yang jadi menteri. Namanya: Bob Hasan&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  Setelah Soeharto mundur, beberapa menteri di bidang ekonomi juga orang tionghoa, seperti Kwik Kian Gie dan Mari Elka Pangestu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fadli Reza</title>
		<link>http://ceritaindonesia.wordpress.com/2008/01/26/perjalanan-dinas-menteri-1947/#comment-28</link>
		<dc:creator>Fadli Reza</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Jan 2008 15:12:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritaindonesia.wordpress.com/?p=34#comment-28</guid>
		<description>Hanya pada zaman Bung Karno, orang tionghoa bisa jadi menteri..
Orang Minang, Sunda, Aceh bahkan tionghoa, semua orang dari berbagai suku waktu itu berjuang untuk membangun Indonesia tanpa melihat suku/daerah masing²... 

btw kalau Me itu gelar apa?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hanya pada zaman Bung Karno, orang tionghoa bisa jadi menteri..<br />
Orang Minang, Sunda, Aceh bahkan tionghoa, semua orang dari berbagai suku waktu itu berjuang untuk membangun Indonesia tanpa melihat suku/daerah masing²&#8230; </p>
<p>btw kalau Me itu gelar apa?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Totok Sugianto</title>
		<link>http://ceritaindonesia.wordpress.com/2008/01/26/perjalanan-dinas-menteri-1947/#comment-27</link>
		<dc:creator>Totok Sugianto</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Jan 2008 12:46:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ceritaindonesia.wordpress.com/?p=34#comment-27</guid>
		<description>naik keretapun harus berbaur dengan masyarakat umum, tanpa ajudan, tanpa pengawalan. kalau sekarang jadi menteri privilegenya udah banyak, dari kendaraan dinas sampai biaya perjalanan yg tak terbatas, tapi kinerjanya masih dipertanyakan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>naik keretapun harus berbaur dengan masyarakat umum, tanpa ajudan, tanpa pengawalan. kalau sekarang jadi menteri privilegenya udah banyak, dari kendaraan dinas sampai biaya perjalanan yg tak terbatas, tapi kinerjanya masih dipertanyakan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
