
Setelah turun dari puncak kekuasaan, Soekarno sempat menengok seorang Mayor yang sedang sakit di daerah Bogor. Disana ia mengeluh – ketika sedang berada di Sukabumi -rakyat seperti ketakutan melihatnya. Seperti penderita penyakit lepra yang harus dijauhi.
Disana Bung Karno baru tahu bahwa memang rakyat telah diintimidasi untuk tidak mendekati dirinya. Barang siapa yang terlihat mendekati, berbicara atau menyapa akan diinterogasi pihak militer. Hanya orang yang berani mengambil resiko berbicara dengan Bung Karno. Termasuk Sang mayor.
January 17, 2008
Soekarno 1968
36 Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Belum pernah saya melihat foto Bung Karno sejelas ini.
Terima kasih atas postingnya.
Comment by August — May 4, 2008 @ 5:05 pm
mbah tlah lama pergi dan meninggalkan tanah air yang merdeka meninggalkan landasan undang undang 45 bersama mbah mbah yang lain di masa mbah bangsaku bermartabat ya mbah kapan semangat mbah kembali ke negri ini
Comment by syamsu — June 15, 2008 @ 4:24 am
Saya sebagai penggemar Bung Karno turut prihatin apa yang terjadi pada Bung Karno saat itu. Saya juga merasakan penderitaanya. Semoga semangat beliau masih membara sekarang. Merdeka!!!
Comment by Daniel.s — July 9, 2008 @ 11:32 am
saya….baru tahu..pas tanggal 17 kemaren….tentang presiden pertama kita dan sepak terjangnya…pribadi yang langka pada jamannya….lebih dari sekedar talented…bersyukur saya ketika negara ini pernah dipimpin orang seperti beliau….dan dinamikannya….
Gusti berkahi semangatnya…..aminnn
Comment by pandu — August 18, 2008 @ 3:33 pm
banyak yg belum kita ketahui antara sejarah dan politik..
sejarah yg harus mau dicucuk hidungnya untuk kepentingan politik..
banyak bagian sejarah yg seharusnya kita ketahui didelete demi kepentingan pribadi ato kelompk..
sejarah tunduk kepada politik???
g perlu heran lagi, contohnya taukah anda bagaimana cara pak karno meninggalkan Istana bogor ketika dia sudah tdk lagi menjabat sebagai presiden??
DIUSIR teman, diusir oleh pemerintahan orde baru..
tau kah anda bagaimana menderitanya pak karno di wisma yaso ketika menjalani hari2 akhirnya di dunia??di interogasi, dimaki, dipukul oleh utusan orde baru..
meninggal dalam sakit, tanpa satu orangpun tau sakitnya apa, pada saat itu pemerintah hanya berkata penyempitan pembuluh darah, obat2an hanya B1, B12 dan beberapa obat2an lain yg gampang dicari diapotik.
bandingkan dengan pak harto ketika sakitnya, disampingnya selalu ada tim medis, tabung2 oksigen..
hanya segelintir, masih banyak sisi sejarah lain yg didelete untuk emmenuhi kepentingan kelompok tertentu..
gomawo
Comment by ciuluphsuju4ever — September 3, 2008 @ 8:58 am
biar bagaimana seorang pahlawan harus kita hormati pengorbanannya
Comment by indar — September 12, 2008 @ 3:52 am
nama bung karno akan selalu ada disetiap tetes darah dan disetiap detak jantung bangsa indonesia
MERDEKA !!!
Comment by rakyat indonesia — September 24, 2008 @ 11:30 pm
saya adalah seorang pengagum Ayahanda Soekarno…….
Soekarno, adalah pemimpin sejati bangsa ini…
bangsa ini merindukan seorang pemimpin sepertimu,,,,
saat ini rakya tertindas,menangis,menjerit..
adakah kau melihat itu ???
saya yakin kaupun menangis karenanya !!!!
Comment by rani — October 22, 2008 @ 9:32 am
My Lovely FounDinG FatheR…
DeStRoT Kapitalism..ImPerialism..NEO-Kolonialism..
Kill aLL The KomPraDoR..
BuRn USA..EnglanD..Soviet
Comment by Daniel — October 25, 2008 @ 3:14 pm
saya berani berbicara bahwa belum tentu dalam 100 tahun sekali akan lahir manusia seperti bung Karno di INDONESIA. semangat dan rasa nasionalismenya sangat luar biasa. bung karno adalah seorang ditaktor yang dikalahkan oleh ditaktor pula.
ciluphsuju q tambahin:
ketika bung karno meninggal semua orang jelata di larang melayat oleh rezim soeharto. meskipun pd akhirnya juga pada nekat ingin melihat untuk terakhir kalinya sang pahlawan bangsa ini di kebumikan.
ketika soeharto meninggal yang memimpin upacara pemakaman tak lain adalah presiden, SBY. muridnya soeharto.
sedangkan ketika bung Karno meninggal yang memimpin upacara pemakaman dalah MENHANKAM. soeharto cuman layat, sholat lantas pulang.
ketika soeharto sakit yang dia di rawat di hotel ternama dengan banyak dokter spesialis dengan fasilitas no 1.
ketika bung karno sakit beliau hanya di rawat di rumah dan hanya dengan dokter umum. sepertinya ada pihak yang menginginkan bung Karno mati secara perlahan-lahan.
SAYA SEBAGAI BANGSA INDONESIA TAK AKAN PERNAH MENERIMA DAN MENGAMPUNI APA YANG DI LAKUKAN OLEH SOEHARTO DAN REZIMNYA!!!!! MESKIPUN SOEHARTO TELAH DILIANG LAHAT…..DENGARKAN!!!!!!! AKU TAK TERIMA!!!!! TERKUTUK KALIAN KELUARGA2 CENDANA!!!!!!!!!!!! LAKNAT!!!!!!!!!! KALIAN YANG BUAT DOSA KITA YANG MENANGGUNGNYA…….CUIH!!!!!!!! SEMOGA KALIAN MENDAPATKAN BALASAN YANG SETIMPAL DI ALAM SANA.
AMIEN
Comment by vandals — November 16, 2008 @ 4:29 pm
ralat…… upz salah ngetik soeharto bukan dirawat di hotel, tapi di rumah sakit….hahaha saking semangatnya jadi lupa…..
merdeka!!!!! amerika go to hell
Comment by vandals — November 16, 2008 @ 4:34 pm
Soekarno adalah Bapak Bangsa Indonesia. Bapak nya kalian yang baca juga.
Comment by Pengagum — December 3, 2008 @ 9:46 am
salam
Comment by ikhsan — December 26, 2008 @ 10:51 am
sejarah gerakan 30 S PKI,peralihan kekuasaan dari sukarno kepada suharto, supersemar dan lainnya yang penuh rekayasa harus segera diluruskan,sehingga tidak ada lagi kesan SEJARAH KOK SALAH, SEJARAH KOK DIREKAYASA, sejarah ya harus JUJUR dan APA ADANYA dan jangan ada lagi tumbal rekayasa di negeri ini, karena sudah terlalu banyak rakyat yang menjadi tumbal pemimpin yang tidak bermoral dan haus kekuasaan(berbulu domba tapi berhati srigala).
Comment by yenias — December 31, 2008 @ 1:34 am
PKI adalah PKI. Sekali PKI tetap PKI. Kini antek-2 dan simpatisannya dengan sebutan NEO-PKI berusaha mencari-cari celah sejarah untuk membelokkan fakta. “KORBAN PEMBANTAIAN PKI” kalimat-2 yang sering mereka exploitasi dan sekarang menjadi bias. Mereka [dengan liciknya melakukan trik & intrik seperti nenek moyangnya] memposisikan diri seolah menjadi korbannya. Tapi FAKTA-FAKTA yang telah mengalir di darah anak-2 korban yang bapak-bapaknya DIGOROK PKI, embah-embahnya yang DISEMBELIH PKI, DICINCANG PKI, DITEMBAK PKI, DIINJAK-INJAK PKI tetap selalu mengatakan bahwa PKI ADALAH PKI yang haus darah.
Comment by brutalthor — January 1, 2009 @ 12:24 pm
Semoga Allah SWT menerima semua amal dan perbuatan bapak kita Soekarno dimasa hidupnya,dan diberi kedudukan yg mulia sesuai pengabdiannya pd bangsa,negara dan agamanya Amin
Comment by Raden janoko — January 2, 2009 @ 3:33 pm
[...] Soekarno 1968 [...]
Pingback by cerita INDONESIA dalam GAMBAR | new!! ::dharma-putra.com:: — February 18, 2009 @ 5:41 am
Soekarno … paduka yang mulia ,kami bangga padamu .apapun keslahanmu tidak akan sebanding dengan apa yang berikan kepada bangsa ini .Terkutuk soeharto ,koruptor ,penjahat dan penjilat amerika.
Comment by Ridwan — February 24, 2009 @ 9:38 am
jangan sampai negeri ini di pemimpin lagi oleh deorang soeharto yang berjiwa PKI …………
Comment by Putra bangsa — March 8, 2009 @ 5:10 am
Aku adalah pengemar bung Karno. Aku tidak PERCAYA dengan segala tuduhan yang di jalankan pemerintah masa oerde baru yang korup, bosok, dan calon peng huni neraka.
Comment by Bibin — March 9, 2009 @ 9:38 am
HARTO ITU EMANG HARAM JADAH !!! AMPE MATI YA TETEP AJA HARAM JADAH, ORDE BARU MERAMPOK NEGERI INI ABIS2 AN AMPE KERING….TRUS PKI DIJADIIN KAYA MONSTER UNTUK NAKUT2 IN RAKYAT (AMPE SEKARANG LOH) TAPI UNTUNG ADA BLOG KAYA GINI KITA BISA NAMBAH WAWASAN LEBIH….THANKS A BUNCH COMMERAD…
Comment by AntiFascist — March 19, 2009 @ 10:57 am
harto emang penjajah bangsa indonesia.saatnya indonesia bangkit dnegan kemunculan SATRIO PINOTO BAWONO atau SATRIO PININGIT atau RATU ADIL. belaiu keturunan BUNG KARNO.mari kita dukung beliau agar negri ini bisa maju n makmur. info tentang bapak SATRI PINOTO BAWONO DI GEPA_SEMA@YAHOO.COM 024-33086633
Comment by ado pramono — April 13, 2009 @ 8:10 am
say seneng sekali bisa lihat bung karno sedekat ini.
Comment by acun — May 7, 2009 @ 5:16 am
Sejarah adalah cermin,kita harus belajar dari sejarah dan tidak usah mengutuk sejarah..Sejerah telah melahirkan tokoh2 hebat,genius,brutal,sadis,jahat,dan banyak lagi..Yang penting kita harus menjelaskan sejarah secara benar kepada anak cucu kita..Dimanapun di dunia ini negara ditegakkan/dibangun dengan darah,air mata,dan pelanggaran2 ham.
Hiduplah Indonesia Raya….
Comment by haryo — May 28, 2009 @ 12:07 am
Bapak. Soekarno!Ini baru namanya Lelaki…
Bpk.Soekarno Kamu SUPERHERO ku!
Akan ku contoh prilaku, sifat, gaya, kepintaran mu!
Duhh rindu nih masa2 dulu..
Comment by Fadly — June 19, 2009 @ 12:26 pm
Alhamdulillah kita punya pemimpin seperti dia….
Bisa untuk acuan Reformasi maupun revolusi…..
Tapi jangan lupakan Indonesia lahir melaui tangan seorang raja pula yaitu Sri Sultan IX, yang menerima pengakuan kedaulatan dari Belanda, karena itu apakah patut Indonesia tidak mengakui keistimewaan Yogyakarta?..( skrg ibarat kacang lupa akan kulit )
Indonesia bila terus menerus berperan “One man show “, akan semakin tidak berarti, buat Indonesia sendiri maupun forum Internasional.
Comment by goro2 — July 10, 2009 @ 12:09 pm
Soekarno adalah Bapak Bangsa ini, terlepas dia punya kekurangan baik dalam politik maupun kepribadiannya, Soeharto pun punya andil dalam proses perkembangan negri ini, pun tak lepas dari kekurangan2 nya….baiknya kita ambil sisi positifnya dan kita perbaiki kekurangannya, jangan jadi bangsa ‘tukang hardik’….jadilah bangsa yang menatap ke depan dengan elegan dan berhati besar….hiduplah Indonesia ku…………………
Comment by dodo — July 15, 2009 @ 2:41 am
Kapan ada Soekarno lagi di Indonesia…..
Soeharto, bangun apaan….? yang buat bangun dana pinjeman IMF yang udah di sunat dulu…. Huhhh…. Nasib.
Comment by Nurdin N Tot — August 31, 2009 @ 4:46 am
Soeharto! Terimalah sumpah sumpah serapah rakyat Indonesia juga dosamu pada bangsa ini kau bw sampai liang lahat!. Buat pemerintah, apa kalian tdk bs mlihat penderitaan rakyat Indonesia akibat mereka antek2 soeharto dan keturunannya jg yg telah merusak bangsa ini. Kalau kalian tdk bs melihat berarti sama saja kalian dengan SOEHARTO!Dmn keadilan itu?!!!!!
Comment by Nasos — September 15, 2009 @ 9:33 am
ngomong opo e dab……….!!!!!!!!
dah gak usah kebanyakan omong kosong mending ikut bergerak dan berjuang untuk revolusi ke-2 bangsa kita!
dulu revolusi dari belanda, sekarang revolusi dari penjajahan amerika serikat dan kroni2nya yang di dalam mau pun di luar negeri!!!!
dan kita pasti bisa!!!!
tinggal di perluin kita bersatu aja!!!
loph marhaenisme!!!!!!!!!!
la viva komandante
Comment by aku — September 15, 2009 @ 8:36 pm
seandainya dolo pak soekarno gag diganti ama soeharto…? mungkin malaysia dah diganyang kemana2..zzzzzzzzzzzzzz
Comment by seto — September 19, 2009 @ 11:53 pm
MERDEKAAAA!!!!!!!!!!
Comment by PAIJO — September 22, 2009 @ 12:04 pm
Selamat jalan Sang Revolusioner Sejati, semoga Tuhan mengampuni, melindungi hambanya yang telah berbuat yang sangat berguna bagi bangsanya…dan mendapat surga dari Tuhan YME…Namamu kan selalu terkenang sepanjang masa…untuk Indonesia ini…
Comment by Purwanto — September 28, 2009 @ 9:21 am
wadukklah tuh soeharto parah bgt….
gatau malu…
hidup soekarno….
Comment by mR. fighter — November 15, 2009 @ 10:03 am
bung………… jasamu tak kan pernah aq lupakan..
wlw pun isu negative tntang mu sering terdengar……. tp tak sebanding dengan apa yang talah engkau pikirkan…engkau jalankan… semua itu demi satu tujuan…
aq adalah fans mu….bung…
semoga engkau hidup tenang disana….
ku….bangga atas pimpinan terbaik yg pernah ada di “NEGARAKU”
from;
PENERUSMU
Iman gendosst
Comment by iman dumai — November 21, 2009 @ 11:37 am
Org itu sungguh Dzholim yg menyuruk masyarakat Indonesia menjauhi bung karno
Jelas2 dia adalh slh satu yg memperjuangkan bangsa indonesia.
Comment by Windri Septian — December 3, 2009 @ 9:21 am