Cerita Indonesia

January 17, 2008

Amuk Dayak

Filed under: PERANG ETNIS — Iman Brotoseno @ 5:07 pm
Tags:

dayak-vs-madura1.jpg

February 2001. Suku Madura dikejar dan dibantai oleh penduduk asli, Suku Dayak di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Kiri – Seorang pejuang dayak dengan senjatanya. Kanan – Kepala salah seorang pendatang asal madura yang ditebas dan diarak di jalanan.

240 Comments »

  1. kata roy suryo >> diedit pake photoshop kayaknya :D

    Comment by mantan kyai — January 25, 2008 @ 8:42 am

  2. @ 1, dasar kyai!
    :D

    Comment by sluman slumun slamet — January 26, 2008 @ 8:56 pm

  3. ewww..beneran tuh kepala..?

    Comment by dee — January 28, 2008 @ 11:26 am

  4. atuuuuuuu….tttt…….!!!

    Comment by snow white — April 17, 2008 @ 7:33 am

  5. Semoga semua ada hikmahnya. Tuk mantan kyai : kemana aja loo… kejadian gitu dibilang editan… whoooii…….

    Comment by Andhy — May 30, 2008 @ 6:50 am

  6. dengan kejadian ini aku amat pesimis indonesia akan utuh selamanya mas saya ibaratkan indonesia itu hanya kerangka maklum mas menyatukan budaya itu susah kalo tanpa ke iklasan

    Comment by syamsu — June 15, 2008 @ 5:06 am

  7. Madura tuh bantai aja kayak qontol tuh suku liat tampangnya aja gw dah jijik suku rendahan tuh

    Comment by billy — July 26, 2008 @ 5:49 pm

  8. suku dayak memang hebat

    Comment by budi — August 5, 2008 @ 2:28 am

  9. manusia diciptakan didunia sama derajatnya,alangkah indahnya bila saling ,menghormati dan saling mengasihi

    Comment by Sutaji — August 5, 2008 @ 11:00 am

  10. katanya negara ini bhineka tunggal ika tapi kok…?

    Comment by baliazura — August 7, 2008 @ 11:32 pm

  11. tidak ada yang hebat di dunia ini. Aku sendiri Dayak Kalbar. aku pun sedih melihat banyak anak-anak menjadi korban kerusuhan, mereka tidak mampu lari dan tidak mampu berdiplomasi serta tidak mampu berperang. gara-gara ulah yang bujangan dan kaum generasi tua nyalah maka mereka menjadi korban. Saya hanya bisa berharap kepada siapa saja bahwa Tuhan sudah memberi tanah di tempat kita masing-masing. Dayak di Kalimantan, Madura di pulau madura. Jangan sekali-kali ingin menguasai wilayah Kalimantan sebab itulah akibat dari keserakahan ingin menguasai wilayah ini. Kalimantan memang milik Tohan tetapi Tohannya orang dayak, bukan madura. Jadi tolong jangan ingin menguasai apalagi melakukan kriminal di wilayah ini. Tanpa madura juga orang Dayak bisa hidup, masih banyak suku lain yang mau hidup berdampingan tanpa emosi dan tanpa gagah-gagahan menyombongkan diri banyak ilmu hitam dan sebagainya. Sebab ulah anda akan mengakibatkan korban bagi generasi anda sendiri, seharusnya kalian sendiri lah yang harus mengahisi diri sendiri mengapa punya sikap yang begitu arogan.

    Comment by Tonie Montass — August 20, 2008 @ 7:13 am

  12. rugi motong kePaLanya sekaLian aLat kLaminnya semua dipotong…..!!!!!! KASIH DAH…………!!!!

    Comment by vandy — August 22, 2008 @ 12:35 pm

  13. ISOL Dipotong Juga………..!!!!

    Comment by vandy — August 22, 2008 @ 12:36 pm

  14. “8======D” nih naMax apaan Om!!!!! KONTOPL GOBLOK………..!!!!!!!

    Comment by vandy — August 22, 2008 @ 12:50 pm

  15. kita diciptakan tuhan tidak ada yang sempurna…hidup berdampingan akan tentrammm…kita semua tahu kok orang dayak dan orang madura tidak kebal…kita semua tau bahwa tiada yang bisa menguasai dunia…adolf hitler saja bisa matii…kita doakan korban dari konflik semoga diterima disis nya….semoga suku dayak dan madura tentram…

    Comment by bhent — August 26, 2008 @ 6:42 pm

  16. sadis…. bgt!!!!,masih ad org tega kya gitu.
    dah mati kepalanya d arak.

    semoga semua dosanya d ampuni aleh allah SWT, amin

    Comment by angga priyatna — August 29, 2008 @ 4:35 am

  17. * PERTAMA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia.
    * KEDOEA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia.
    * KETIGA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia.

    masih adakah nilai2 ini di diri kita, nilai2 yg dari kita pemuda indonesia membuatnya.
    masih kah??

    masihkah pantas kita menyandang BHINNEKA TUNGGAL IKA???
    klo diantara kita masih abnyak yg belum bisa menghargai perbedaan etnis budaya di indonesia kita ini???

    Comment by ciuluphsuju4ever — September 3, 2008 @ 9:52 am

  18. okey, emang ce tw photo beneran,

    pi qta sebagai umat beragama harus bisa tetap menjaga kerukunan.

    hargailsh orang dayak, orang madura jangan sok ngusain dech’

    klian kn uda dikasih tmpat ndiri bwt hdp klian

    so?

    GOOD BAY

    Comment by alan_raper — September 6, 2008 @ 12:59 pm

  19. JANGAN SALAHKAN DAYAK !!! SAYA ORANG DAYAK !!!
    JANGAN MACAM-MACAM DI TANAH SAYA !!!

    Comment by DAYAK 450 — September 8, 2008 @ 8:03 am

  20. mas tanah itu milik Tuhan menurut saya semua itu sudah diatur oleh Tuhan Maha Esa biarkan tangan Tuhan yang mengatur akan semua itu . saya tidak menyalahkan siapa2 yang penting saling menghargai dan menghormati.
    kematian tragis mereka pun udah diatur Tuhan kita juga gak tahu apa yang terjadi pada kita nantinya yang penting peace dech

    Comment by jawa — September 13, 2008 @ 2:16 pm

  21. wahh emang bener 2 biadab gwa kaga ngerti maksudnya?????????

    Comment by yuandra bibeh — September 15, 2008 @ 1:55 pm

  22. klo gak ngerti sejarah jangan ngobrol dong,

    Comment by panglima kumbang — September 17, 2008 @ 8:45 am

  23. wajar orang dayak gitu wong atheis,gak bisa kerja,dia itu kan suku mongol barbar pelarian waktu perang dg majapahit yang lari ke hutan,yang sekarang ngaku pemilik tanah kalimantan emang nenek moyangnya siapa

    Comment by panglima nepal — September 17, 2008 @ 8:50 am

  24. orang dayak, gak usah sombong. sesakti apapun orang dayak yang membantai toh akan mati juga. sepanjang apapun umurnya pasti akan mati juga. sebesar apapun mulutnya pasti juga akan mati. orang madura, sepemberani apapun juga akan mati, sejagoan apapun juga mati…
    Ingat ya, cuma Tuhan yg gak mati. Semua kesalahan yg telah dilakukan pasti akan dituntut pembalasannya dengan adil. teruslah belajar agama agar tau mana yg benar dan yg gak, jgn terus2an mengikuti ajaran nenek moyang yg kalian sendiri sebenarnya tau kalo itu gak benar.
    dan yg terpenting lagi, jangan sombong. pasti ada yg lebih hebat daripada manusia yg paling hebat sekalipun.

    Comment by gaksuka orangsombong — September 18, 2008 @ 4:54 am

  25. orang dayak gak sombong..
    saya orang dayak maanyan. tinggal di palangkaraya, saya salah satu pasus Dayak.
    foto diatas bukan di ambil di palangkaraya.
    di palangkaraya saat konflik tak ada yang di potong kepalanya.
    yang di potong kepalanya itu di sampit, saat pasus ke palangkaraya orang madura sudah tak ada.

    Comment by tony — September 19, 2008 @ 1:57 am

  26. buat panglima nepal :

    majapahit gak bisa menaklukan orang dayak. coba aja, siapa aja orang luar kalimantan yang punya ilmu, saat menginjak tanah dayak ilmunya hilang.

    Comment by tony — September 19, 2008 @ 2:01 am

  27. mau nyoba ilmu orang dayak ?, datang aja ke palangkaraya atau ke desa TEWAH aja, ikutan lomba nyantet.

    Comment by tony — September 19, 2008 @ 2:03 am

  28. Semua sudah berlalu, yang jagoan, arogan, gagah, pecundang, semua sudah menjadi sejarah, tinggal bagaimana kita menyikapi hal ini. berpikirlah dengan jernih. Indonesia masih memerlukan tenaga dan pikiran kita untuk membangun bangsa yang semakin terpuruk. Bukan saatnya kembali ke perasaan emosional rasial dan primordial yang jelas mempermalukan kita sebagai manusia berpendidikan. Ingat teori sapu lidi “bersatu akan membentuk kekuatan”. Jangan ada sikap jumawa dan gagah-gagahan diatas MALU NASIONAL BANGSA INDONESIA. salam MERDEKA!!!!

    Comment by Panglima Damai — September 19, 2008 @ 2:15 am

  29. Yang berlalu biarlah berlalu…
    Saya juga anak suku DAYAK…Saya dari kecil memang diajarkan cara berperang dan mempertahankan diri dari situasi yg menghimpit hidup saya dan cara mengenal alam serta binatang melalui perasaan saya..Dan juga dari kecil saya selalu diajarkan bahwa walaupun betapa kuatnya seseorang dan mampu mengenal alam dan binatang melalui naluri perasaannya,,namun bila hal itu tidak dilandasi dgn rasa sabar dan sayang serta penuh kesetiaan dan cinta kasih serta menghargai sesama makhluk hidup maka hal itu adalah percuma dan sia-sia…….!!!!!!!
    Saya juga sadar bahwa kami berbeda ras..Karena kami berasal dari ras mongolia yang pada jaman dulu sblm pulau berbentuk seperti skrng ini selalu berkelana dan bertualang dan pada akhirnya menetap di borneo dan menamakan diri suku DAYAK yg skrng dikenal dgn nama kalimantan….
    Disini saya cuma pingin mengatakan…..
    Apa salahnya bila kami bertahan dari keterpurukan budaya kami??Apakah salah bila kami melawan bila tanah nenek moyang kami direbut akan suatu sifat nafsu keserakahan dari manusia di bumi ini??….Mungkin dimata sekian orang,,kami adalah suku yg tidak berpendidikan…TApi kami bukanlah suku yg bodoh…Karena kami punya perasaan,cinta,kasih sayang dan kami sangat menjunjung tinggi perbedaan dan saling menghormati dan menghargai diantara kami manusia….
    Setelah sekian lama kami bersabar….Dan mencoba untuk mengalah….Tapi namanya sabar juga pasti ada batasnya…..Ibarat aja bila macan sedang tidor trus dibangunkan…PAsti macan itu akan menggigit dan lebih ganas dari yg diperkirakan..
    Karena buat kami bila ada seseorang apapun itu yang mengasihi dan setia ama kami sebagai anak dayak..maka kamipun pasti jauh lebih bisa mengasihi dan setia kepada dia melebihi apapun yg diberikannya kepada kami…Namun sebaliknya bila ada yang menindas kami dan menekan budaya kami anak suku DAYAK hingga tidak ada jalan lagi yg bisa utk kami lalui sebagai cara utk menghindarinya,maka pasti kami pun akan balik lebih ganas dan lebih mengerikan dari apa yg pernah kalian bayangkan…
    Ya itulah suku kami….Demi tanah air yg telah membesarkan kami..kami rela berkorban darah bila sudah sangat terpojokan…..
    Tapi dibalik itu semua,,sungguh kami tak pernah menginginkan hal semacam ini….Karena kami adalah suku yg sangat cinta dan setia dan menjunjung keharmonisan dari umat manusia dan alam serta binatang….
    Maka dari pada itu tolong biarlah hal yg berlalu ini biarlah berlalu…..Kami selalu memaafkan apapun yg telah terjadi kepada kami dan sesama kami..Dan kami pun mohon maaf atas perlakuan kami ini…Karena sungguh didalam hati kami,kami tak pernah ingin hal ini terjadi..Cuma krn pada saat itu sungguh tidak ada lagi posisi buat kami krn sudah sangat terpojok dan tak tau harus bagaimana lagi cara utk mengalah ataupun menghindari permasalahan….selain hanya hal melawan dan menentang nafsu keserakahan dibumi ini….
    Jadi tolong biarlah semua ini berlalu…!!!!
    Mari kita sama2x merenungkan diri kembali…Apakah diri kita ini sendiri sudah suci dan tak luput dari dosa???…Hingga krn keangkuhan dan keegoisan hanya melihat kesalahan orang lain sedangkan balok kayu dimata sendiri tak pernah disadari…….
    Jadi karena itu tolong maafkanlah tentang apa yg pernah terjadi ini…..
    Terima kasih…..

    Comment by Olohitah — September 23, 2008 @ 8:02 pm

  30. Semoga kejadian seprti ini tidak terjadi lagi di masa yang akan datang. Sebab sebagai satu bangsa, meski berbeda tapi bukan berarti lantas tak sama, kita ini senasib se-tujuan, yakni menggapai kemakmuran bagi negeri ini. masih banyak tugas yang belum kita selesaikan bagi ibu pertiwi. sungguh bakal berlinang airmata para pendiri dan pejuang kemerdekaan negeri ini bila kita anak cucunya justru terpecah belah dan saling menghancurkan diri sendiri. sudah bukan saatnya, sudah bukan lagi zamannya, ayo bersatu membangun negeri.

    Comment by Maskumambang — October 9, 2008 @ 6:31 am

  31. Teruskan perjuangganmu kawan2ku dr suku Dayak,jgn sampai menyerah dan berhenti sampai di sini.kita tumpas dan bumi hangguskan suku dr madura Maupun suku2 yg lain yg akan dan mau menjajah suku kita suku Dayak.

    Comment by Warda Engko — October 15, 2008 @ 3:24 am

  32. yang berlalu..ad pelajaran..yang di dpn..ad/impian..jdi kn hri esok lbh baik dri hri kmrin dan hri ini…mari hidup tentram dan dmai.. ”eks tentara mongol ad/etnis ktran tiong hwa di kal-teng’’suku DAYAK..ad etnis prtama tiba di borneo..6000 thn SM xg disusul etnis melayu tua sumatra(BANJAR) 300 thn SM..kdtgan tentara mongol bru trjadi thun 1500 an M.sa’at2 dkt x kruntuhan keraja’an majapahit…’’suku DAYAK ad slh 1 dri 3 suku melayu tua di tanah melayu..2 lain x ad/ suku badui dì pdalaman ja-bar,dn suku toraja di sul-sel..sdg kan suku2 lain x sat ini..tergolong suku melayu muda..ad beberapa tokoh islam dn kristen xg mxgkut kn pristiwa entnis trsbut dgn paham agama..pristiwa trsbut ad konflik etnis/adat..yg jdi korbn ad etn madura bkn agm islam,xg membantai ad etn DAYAK bukn nasrani atp kaharingan.. dlm budaya islam tidak ad budaya carok..at senjata tajam bernama clurit..

    Comment by ariapati — October 15, 2008 @ 6:49 am

  33. siapapun tahu bahwa oarang dayak sendiri tahu bahwa mereka dalam ketidakbenaran yang nyata.dayaklah yang paling di salahkan.hati nurani mereka sudah bukan lagi berbentuk hati yang lembut melainkan hati srigala.untunglah kami memiliki hati dengan nur cahaya keimanan yang benar.andai pemerintah tidak mencegah waktu itu.sudah barang tentu kami gerakkan perang di seluruh nusantara yg bermarkas di madura untuk membumihanguskan si mahkluk hewan dayak penyembah setan ini.

    Comment by holy — November 7, 2008 @ 1:00 pm

  34. ga usah bersombong diri dan mengagungkan suku,kita semua indonesia raya. suku madura orangnya sombong tapi suku dayak orangnya ternyata bengis dan kejam spt barbar, beraninya dikampung sendiri, coba mereka nyerang ke pulau madura pasti keok juga kali yee,

    Comment by yap — November 7, 2008 @ 6:02 pm

  35. hai warda engko (31), tidak usahlah menghasut dan memprovokasi dengan pemikiran kedaerahan yang sempit dan picik.
    orang lu beraninya di kandang sendiri.
    mari jaga persatuan dan kesatuan bangsa.

    Comment by yap — November 7, 2008 @ 6:08 pm

  36. walaupun bukan orang jawa tapi gw salut tuh ame mereka, orangnya ulet, sabar, dimana2 ada dan tidak usil di daerah orang (krn menghargai dan rumangsa tamu x)mungkin krn peradabannya lebih tua dibanding yg lain

    Comment by orang indonesia — November 7, 2008 @ 6:25 pm

  37. yap, loe bukan orang kalimantan mana tau apa yang terjadi disana, gw dari etnis tionghwa bukan bermaksud membela etnis dayak, setahu saya etnis dayak tidak pernah bertindak kalo mereka tidak di tekan, dipermalukan dll. semua etnis sama saja kalo di tindas pasti akan melakukan perlawanan. orang dayak kalo kemana aja selalu menjunjung tinggi ” dimana bumi berpijak di situ langit di junjung’ apakah etnis lain punya prinsip seperti itu????? makanya kemana pun kami pergi kami tidak merasa di perangi.

    Comment by jin — November 11, 2008 @ 12:01 am

  38. Permasalahan terjadi karena rasa kesukuan dan kedaerahan yang kuat, sehingga masalah perorangan akan menjadi masalah antar suku. Saya kagum dengan setiap suku yang ada di Indonesia yang selalu mempertahankan tanah dan istiadatnya, tidak seperti etnis yang baru bergabung di Indonesia yaitu etnis tionghua. Etnis ini mengaku sebagai orang Indonesia karena lahir di Indonesia, tetapi kita lihat sendiri sebagai orang yang merasa orang Indonesia mereka memasukan kebudayaan baru yang nota bene dari NEGARA CHINA, mereka lahir di Jawa, Kalimantan, Sumatra dll, tetapi apakah mereka telah menjadi orang Jawa, Kalimantan dan Sumatra..? Tentu tidak! mereka tetap berkebudayaan sebagai orang CHINA dan memaksakan kebudayaan CHINA menjadi salah satu kebudayaan Indonesia. Seperti di Kalimantan Barat khususnya dimana etnis tionghua berbudayakan CHINA, bahasa mandarin dipakai sebagai bahasa sehari-hari, dan sudah menjadi rahasia umum bahwa salah satu syarat melamar pekerjaan di perusahaan swasta harus dapat berbahasa mandarin. Akhirnya secara tidak langsung Indonesia akan di JAJAH oleh bangsa CHINA, terutama kebudayaanya.

    Comment by akoe — November 13, 2008 @ 2:53 am

  39. iih serem bgd ci kpala orang pake dpotong” sgla

    Comment by lisa — November 13, 2008 @ 3:19 am

  40. Gw setujuuuu.. Bantai aja tuh suku madura. Madura dodol,, sombong,, merasa paling hebat. Gw bkan org dayak,, tp sumpah.. Gw benci bgt dgn madura…

    Comment by D'cyberz — November 14, 2008 @ 3:50 pm

  41. Bagi suku madura yg balik lagi ke kalimantan setelah konflik semoga yg telah lalu bisa jadi pelajaran. Jgn angkuh n sombong d daerah orang. Buang sifat kasar d tanah kalimantan. Tiru lah org jawa yg bisa hidup berdampingan dengan warga asli kalimantan.
    Bukan nya kami cuma berani dkandang sendiri. Tp kalau kami serang pulau madura pun bisa lenyap. Kami hanya mengamankan tanah kami dan tidak untuk mencari musuh.
    Kalian menantang, kami melawan.

    Comment by Panglima antang — November 14, 2008 @ 3:58 pm

  42. waduh

    Comment by aku — November 16, 2008 @ 1:45 pm

  43. sudhlah…itu adalah bagian kelam dari masa lalu kita, tak ada guna kita sekarang ini mencari siapa yang salah n yg bener. kita hidup di atas satu tanah dan air INDONESIA….bukankah untuk berdiri dan mewujudkan tanah air tercinta ini telah mengorbankan nyawa,darah,air mata yang tak akan dapat kita “beli” kembali. INDONESIA adalah negri yang berdasarkan atas kepulauan, banyak dari negara-negara maju(khususnya negara2 kapitalis)yang memprediksi bahwa suatu saat INDONESIA negri kita tercnta ini. akan tiba waktunya untuk terpecah belah karena perbedaan demi perbedaan yang tak dapat di satukan lagi……..APAKAH KALIAN MENGINGINKANNYA?????? SAMA RASA SAMA RATA

    Comment by vandals — November 16, 2008 @ 2:06 pm

  44. Musnahkan saja Indonesia…
    Bangsa rendahan
    keparat

    Comment by Bumihangus — November 17, 2008 @ 7:11 am

  45. mari kita gelorakan semangat pan islamisme di indonesia dan saling menghormati antar sesama warga indonesia agar kita tidak mudah di gebukin oleh orang rese klo perlu kita gelorakan semangat indonesia raya agar semua etnis di tanah air bisa hidup rukun meski dalam keberagaman ..ok coy ? wahai orang dayak,tionghoa, jawa, madura, islam ,kristen dkk,mari kita bangun negeri tercinta ini dengan damai agar anak cucu kita tidak lagi menangis seperti di yugoslavia

    Comment by amrozi — November 19, 2008 @ 1:36 am

  46. Bumihangus!!!!! woiii!!!!musnahkan INDONESIA????
    bangsa rendahan????? keparat????

    MAK LOE TU YANG UDAH LAHIRIN LOE YANG KEPARAT… MAKANYA LOE LEBIH DARI KEPARAT…

    MERDEKA!!!!! AKU CINTA NEGRI INI…..INDONESIA

    “lebih baik hujan batu di negri sendiri dari pada hujan emas di negri orang”

    Comment by vandals — November 20, 2008 @ 4:51 pm

  47. Semua komentar dari orang-orang yang mengaku orang dayak, tidak berbobot, tumpul dan primitif. Keluarlah dari hutan, sekolahlah, pertajam otakmu, agar tidak selalu menjadi orang bodoh dan tertinggal. Kakek saya orang dayak, banggakah kalian melihat saudaramu memenggal kepala manusia yang juga berhak hidup? Lord, tidak pernah ada penghalalan atas pembunuhan orang lain, apapun agamanya, apapun sukunya. Banggalah atas kedamaian, keharmonisan.

    Comment by yohan tutuarima — November 20, 2008 @ 6:06 pm

  48. yang gak ngerti permasalahan di kalimantan sebaiknya jangan ikut-ikutan berspekulasi. bahkan ada yang gak ngerti klo dayak “menebas” leher itu karena dalam keadaan trance. sesudah itu pasti mereka juga menyesal (manusiawi) dan kembali pada kesadaran sebagai seorang manusia. belajar donk ETNOLOGI & SOSIOLOGI & ANTROPOLOGI !!!

    Comment by Gun — November 23, 2008 @ 2:08 pm

  49. Buat semua anak bangsa, marilah bahu-membahu memerangi kekerasan, setidaknya kita masing mendidik anak kita untuk menghargai semua makhluk ciptaan allah, kita mengibarkan islam sebagai rahmatan lil-alamin (islam sebagai rahmat bagi alam semesta), tidak menyebarkan kebencian, kerusakan dimuka bumi. Semoga kejadian di sampit mengingatkan kita semua bahwa kebencian adalah musuh bersama yang harus kita perangi yaitu dengan menyebarkan islam sebagai rahmatan lil-alamin. Semoga hal seperti itu lagi tidak terjadi lagi Di Dunia yang fana ini, Salam Perdamian.

    Comment by cinta damai — November 24, 2008 @ 7:23 am

  50. Salam kenal dari saya saudara dari DAYAK IBAN Sarawak MALAYSIA .. yang inilah Semangat DAYAK. saya lebih suka membicarakan warganerasa saya yang asal adalh negara BORNEO dan tiada MALAYSIA , INDONESA , BRUNei kerana KAMI DAYAK ADALAH KAUM YANG TIDAK MENGANGU SEKIRANYA TIDAK DIANCAM LEBIH DAHULU. DATuk saya di Kalimantan ada bercerita hal seperti ini ” gayang” atau Ngayau dlam bahasa DAYAK IBAN. We OWN THE LAND OF HEADHUNTERS . Hidup DAYAK SEMUA. agi idup agi ngelaban .

    SAlam kenal dari DAYAK IBAN (SARAWAK)

    Comment by Jacky Juing Jonathan — November 24, 2008 @ 9:33 am

  51. untuk suku2 indonesia>>>>>>>>>yach tuhan semoga selalu hadir disetiap insanmu berilah sifat pengasihmu yg tinggi(we bukan dayak/madura loch!)
    untuk suku2 indonesia>>>>>>>>>jangan bawa tradimu budayamu yang salah////dimanapun kau berada>>>lhat lah bumi kau berpijak
    untuk suku2 indonesia>>>>>>>>>jangan membawa agama(merasa benar agamuku sendiri)
    dilarang nich >>>tuhan selalu menerima ketulusan hati hambanya sendiri(tanpa paksaan kyai/ustad/pastur/biksu
    suku2 diindonesia>>>>>hormati orang lain jgan mempunyai sikap merugikan untuk orang lain

    Comment by kharuniawan — November 28, 2008 @ 7:26 pm

  52. saya perantau dr sumatera dan telah belasan thn tinggal di kalimantan. dibawah thn 1997 kalau anda jalan2 malam di pontianak anda akan merasa takut karena tukang becak, geng terminal dan pedagang pasar banyak orang madura yg kasar & intimidatif. mrk tak segan mengancam & melukai siapa saja termasuk suku asli dayak & melayu. Sampailah kemudian terjadi kasus sambas.
    thn 2001 terulang kembali di sampit. pernah sekali terjadi di daerah pedalaman kotawaringin barat seorang pemuda madura menumpang klotok org dayak. ditengah perjalanan pemuda ini menggorok leher 1 org dayak dan mengetahui itu 1 temannya nyebur ke sungai. sang teman inipun mengabarkan ke kampungnya hingga terjadi pencarian massal. Sang penggorok ditemukan dan ditangkap polisi. Saat pemuda tsb diamankan di sel rupanya org dayak beramai2 ke kantor polisi dan menghabisi si penggorok tadi.
    saya bekerja di perkebunan. dulu setiap malam org kampung dayak beramai2 menonton tv di mess tinggal kami. anehnya tak satupun pernah ada kasus pencurian brg mess. pdhal mess tersebut sering kosong kami tinggal pd saat lembur malam di kantor.
    thn 2001 saya mengomandoi pemulangan warga jatim yg kerja di perkebunan kami. mrk khawatir jk masih ada sedikit darah madura dr nenek moyang mrk yg bisa mengakibatkan mrkpun jadi sasaran jk menggunakan magic penciuman. bahkan sayapun ikut jaga malam bersama staf kebun yg lain.
    bagi kita tentu ini pelajaran yg amat mahal. kerusuhan tentu ada sebabnya. dan hikmah penting yg hrs kita ambil adlh pintar2lah menempatkan diri di perantauan. Kalimantan adalah bgn dr kepulauan indonesia ttp bhw penghormatan/sikap respek thdp warga asli tentu perlu dilakukan.

    Comment by mfaqihtrg — November 29, 2008 @ 11:59 am

  53. SUDAHLAH YANG LALU BIARLAH BERLALU. ADAKALANYA SEJARAH YANG KELAM TAK PATUT UNTUK DIBUKA KEMBALI DI CARI SIPA YANG SALAH SIAPA YANG BENAR, ADAKALANYA SEJARAH YANG KELAM DIKUBUR BERSAMA SANG WAKTU.
    KENAPA SUDAH LEBIH DARI SETENGAH ABAD KITA MERDEKA TAPI NEGARA KITA MASIH MERUPAKAN NEGARA BERKEMBANG?????????

    Comment by vandals — December 3, 2008 @ 4:00 pm

  54. Memang Orang Madura patut dibantai selain arogan dan sok preman mereka-mereka cenderung menguasai daerah orang lain, asal tau saja, saya berasal dari suku laen, tapi saya merasa prihatin dan ikut berjuang sama orang-orang Dayak, dan tinggal besama-sama mereka, yang pasti sifat mereka adalah pemalu, sabar dan toleran, cenderung sangat percaya dan baik hati kepada orang laen, dan kelemahan inilah yang dimanfaatkan orang-orang Madura jahanam dan bangsat itu untuk menguasai bumi milik orang Dayak ini, disini tidak ada masalah agama, dan orang Madura cenderung membawa masalah ini ke agama, percuma pikiran dan rencana jahatmu itu sudah ditahui banyak orang, sekarang tinggal dari orang Maduranya ingin damai atau masih mao lanjut terus, yang pasti saya akan tetap mendukung saudara-saudara saya orang Dayak…..Hidup Dayak….Hidup Bumi Kalimantan……!!!

    Comment by Panglima Burung — December 10, 2008 @ 2:16 am

  55. hidup laskar samber nyowo! …
    “tiji tibeh”
    mati siji mati kabeh

    Comment by srondol — December 10, 2008 @ 9:49 am

  56. apa perlu pasukan kami menjajah nusantara lagi?
    apa perlu pasukan kami menyatukan nusantara lagi?

    ndlogokan kabeh!

    Comment by srondol — December 10, 2008 @ 9:53 am

  57. kejam amat amat aja ga kejam

    Comment by dedy — December 22, 2008 @ 3:11 am

  58. Sudahlah,tak usah lagi di perpanjang.Yang sudah mati tak kan hidup lagi.

    Comment by Anto — December 23, 2008 @ 6:46 am

  59. ga usah jadi jagoan ditanah orang,MADURA…FUCK BUAT LO..,JUAL SATE AJAH DI JAWA..GA USAH JADI PREMAN,PREMAN KALAH..KABUR LAGI..YG MINTA MAAF MUSTINYA MADURA…UDAH NGELUDAH,BERAK,MAKAN DITANAH ORANG,EEEH SIFATNYA KAYA …EHM SORY…KONTOL!

    Comment by antijihad — December 24, 2008 @ 4:12 am

  60. HIDUP DAYAK…BUDAYA NATURE INDONESIA,…

    Comment by antijihad — December 24, 2008 @ 4:14 am

  61. kalo menurut gw orang dayak tuk berani nya perang di tnah nya doang, nga berani keluar
    lagian jadi orang jangan sook hebat iya perang nya ma rakyat yang nga bersenjata, coba ma aparat kan kalian semua yng mampus

    Comment by zainal — December 25, 2008 @ 2:23 pm

  62. wui zainal.kalau kamu tak tahu apa2 jgn masuk cempur. kalau ada suku madura di sabah. kami pun akan buat mcm sudara dayak kami.pasal KAMI di BORNIO keturunan HAEDHUNTER.org baik di bls baik org jahat kita lagi jahat

    Comment by mie — December 27, 2008 @ 10:44 am

  63. kalau nak cuba . dtg di tmpt kami. KETURUNAN .HEAD HUNTER. dari SABAH KE KALIMANTAN.NAK CUBA KE

    Comment by mie — December 27, 2008 @ 10:50 am

  64. org2 BORNEO KETURUNAN HEAD HUNTER.MURUT DUSUN DAYAK IBAN DAN LAIN22 nak tgok kepala org.dtg tmpat kami.jgn buat kecau di BONEO. MADURA FUCKUP.

    Comment by mie — December 27, 2008 @ 11:01 am

  65. hidup di dunia ini cuman sekali……………saja…!!!!
    apalagi klo hidup na damai………wew pasti enak………!!!!!!!!
    saya juga pernah merasakan kerusuhan,di kampung saya tanah maluku tercinta…!!
    jadi mending peace and love………………..!!!!!!!! CORETAN ANAK HATUHAHA..
    DESA KAILOLO……….HARUKU ISLAND………MARASABESSY…..RED.

    Comment by andre rivan marsy — December 29, 2008 @ 12:39 am

  66. assalamualaikum/…………….Sy bukan suku nmdura ataupun Dayak…….Tpi saya cuman berpesan bagi orang Dayak…….Gag semua orang Madura seperti yang klian Bilang…..Banyak bagian dari Orang madura yang Cinta damai/////…Klo mang mo bnuh,plih2 orang dung….Plih orang yang mang punya salah ma kalian…Jngan sembarangan tebas lher gtu za……Gag smua keturunan madura Sombong,arogan,kasar,dll…….Msih banyak yang punya moral di madura…….Emang klian pkir anak kecil Keturunan madura juga jhat?????…..Bnuh za yang mang jahat….

    Bgi orang madura sya berpesan ubah sikap klo dTnah orang….Ikuti ap yang berlaku dsna…Hormati tuan rumah……..Jangan sembarangan………Jangan pernah mengatasnamakan agama klo Sikapmu ttp sperti itu….Kau hanya Mencoreng agamamu…….Agama islam tu gag seperti sifat yang kalian tunjukkan!!!!!!!…..Inget itu…..Sya sebagai Sayyid malu akn Prilaku kalian………..Hati2 ditanah orang….

    Tpi sebaiknya gag usah pke acra bnuh2an n blas2an n saling nantang……Smuanya gag pnting….Ynag pnting sekarang qt mkirin bumi ini,khususnya Indonesia…..Klo mo bnuh orang…..Bnuh tu para tikus2 berdasi…….ALIAS KORUPTOR……..Berantas korupsi….Kesampingkan Perbedaan Suku……Tingkatkan Komunikasi Lintas Budaya…….Jayalah Indonesia…………..I Love You

    Comment by walatang — January 3, 2009 @ 6:18 pm

  67. setelah aku baca semua comment, kayaknya rata2 suku dayak.
    dayak– Indonesia
    Madura– Indonesia
    kawan dayak, kawan madura, ternyata kita sama2 masyarakat Indonesia. wah, kalau orang dari luar Indonesia liat kita kayak begini bagaimana ya tanggapan mereka?? ternyata Indonesia rapuh. pdhal Indonesia kan dikenal dengan cinta, damainya??
    saya yakin masyarakat madura dan masyarakat dayak yang jadi korban tragedi ini sangat menyesali kejadian ini. Tidak ada seorang pun didunia ini yang inginkan perang, semuanya ingin damai. caranya gampang, saling hormat menghormati, kepala dingin, tingkatkan rasa nasionalisme kita ketimbang sukuisme kita.
    PERMUSUHAN/PERTENGKARAN TIDAK AKAN PERNAH SELESAI KETIKA KITA SELALU MERASA BENAR AKAN SESUATU ITU.

    Comment by erick siagian — January 3, 2009 @ 6:29 pm

  68. WALAH2, MARI KITA BUKA WEBSITE PORNO SAJA SAMBIL NGOCOK. SAMPAI GANTI TAHUN KO YAH COMMENT-NYA ITU-ITU SAJA.
    HEHEHEHE….
    YANG SUDAH MATI YAH DIKUBUR, YANG SUDAH DIUSIR YAH JANGAN KEMBALI
    GITU SAJA KO REPOT….

    Comment by tukang ngocok — January 5, 2009 @ 2:32 pm

  69. agus,,,, siape nak cakapa nie???? woy keren tu kepala ,,,bgi satu buat di kulkas ,,heeee……

    Comment by jack — January 7, 2009 @ 11:11 am

  70. bantai jag broo orang madure yang celake bale nak mampos tuchhh siaallll tuchh.. hajar jagg

    Comment by amereho — January 9, 2009 @ 1:22 pm

  71. gelek_gelek yak jang ????

    selah jauh tuch????

    mang lagak die tok e???

    bile yeh agek keta perang yooooo???

    dah ndak sabar aku nengok eee beh?

    Comment by amereho — January 9, 2009 @ 1:26 pm

  72. ranapkan yak di mane ade orang medure tuch???

    aku pun benci lihat die tuch?

    kalau dapat pecah kan muke die tuch???

    salam buat anak2 nongkrong yang ada d mana??

    jangan lupa add aku yach????

    kamu imuts bangetsssss???

    salam buat keluarga kamu yang sedang membaca tabloid gaul mens????

    KEPEK KUSUB UAP KARA???

    Comment by banyuke — January 9, 2009 @ 1:32 pm

  73. alah…dayak kalo berani bantu palestin lah…tinggal dlm hutan ampe mampus!headhunter jadi kebanggaan?WTF = = o0o SHITx100 sampahx100

    Comment by DiemLoDAYAK — January 11, 2009 @ 8:47 am

  74. bener tuh kata tukang ngocok, mari kita ngocok………… masi banyak lokalisasi lokalisasi yg wajib kita kunjungi… hidup lonte,,,,,,……

    Comment by pro tukang ngocok — January 14, 2009 @ 7:31 am

  75. kenapa semua ne ngomentarin yang ga ada guna nya juga, ne kejadian da bertahun2 napa masih di ungkit2… klu kalian ngomentarin aj terus lama2 kalian yang bisa membuat suasana yang sudah damai menjadi mencekam..
    saya merasa kasian ma omongan2 yg ngawur, tanpa tau sejarah atw pun masalah yang sebenarnya di hadapin…
    klu ada yang tidak percaya akan SUKU KAMI DAYAK yang hidup nya selalu dalam keharmonisan, damai, suka saling menolong… silahkan datang ke Kalimantan…
    kami akan melayani anda dengan kebaeikan hati kami yang sesungguhnya….

    tapi klu ada yang tidak suka ma SUKU KAMI DAYAK silahkan datang ke BUMI TAMBUN BUNGAI kami akan siap melayani…

    jadi semua nya silahkan datang ke Kalimantan, buktikan apa yg kalian bicaran kan itu emg betul ada nya…. jangan asal ngompong ajj….

    Comment by ice — January 14, 2009 @ 6:47 pm

  76. kenapa semua ne ngomentarin yang ga ada guna nya juga, ne kejadian da bertahun2 napa masih di ungkit2… klu kalian ngomentarin aj terus lama2 kalian yang bisa membuat suasana yang sudah damai menjadi mencekam..
    saya merasa kasian ma omongan2 yg ngawur, tanpa tau sejarah atw pun masalah yang sebenarnya di hadapin…
    klu ada yang tidak percaya akan SUKU KAMI DAYAK yang hidup nya selalu dalam keharmonisan, damai, suka saling menolong… silahkan datang ke Kalimantan…
    kami akan melayani anda dengan kebaeikan hati kami yang sesungguhnya….

    tapi klu ada yang tidak suka ma SUKU KAMI DAYAK silahkan datang ke BUMI TAMBUN BUNGAI (KALIMANTAN) kami akan siap melayani…

    jadi semua nya silahkan datang ke Kalimantan, buktikan apa yg kalian bicaran kan itu emg betul ada nya…. jangan asal ngomong ajj….

    Comment by ice — January 14, 2009 @ 6:49 pm

  77. kenapa semua ne ngomentarin yang ga ada guna nya juga, ne kejadian da bertahun2 napa masih di ungkit2… klu kalian ngomentarin aj terus lama2 kalian yang bisa membuat suasana yang sudah damai menjadi mencekam..
    saya merasa kasian ma omongan2 yg ngawur, tanpa tau sejarah atw pun masalah yang sebenarnya di hadapin…
    klu ada yang tidak percaya akan SUKU KAMI DAYAK yang hidup nya selalu dalam keharmonisan, damai, suka saling menolong… silahkan datang ke Kalimantan…
    kami akan melayani anda dengan kebaikan hati kami yang sesungguhnya….

    tapi klu ada yang tidak suka ma SUKU KAMI DAYAK silahkan datang ke BUMI TAMBUN BUNGAI (KALIMANTAN) kami akan siap melayani…

    jadi semua nya silahkan datang ke Kalimantan, buktikan apa yg kalian bicaran kan itu emg betul ada nya…. jangan asal ngomong ajj….

    Comment by ice — January 14, 2009 @ 6:50 pm

  78. kenapa semua ne ngomentarin yang ga ada guna nya juga, ne kejadian da bertahun2 napa masih di ungkit2… klu kalian ngomentarin aj terus lama2 kalian yang bisa membuat suasana yang sudah damai menjadi mencekam..
    saya merasa kasian ma omongan2 yg ngawur, tanpa tau sejarah atw pun masalah yang sebenarnya di hadapin…
    klu ada yang tidak percaya akan SUKU KAMI DAYAK yang hidup nya selalu dalam keharmonisan, damai, suka saling menolong… silahkan datang ke Kalimantan…
    kami akan melayani anda dengan kebaikan hati kami yang sesungguhnya….

    tapi klu ada yang tidak suka ma SUKU KAMI DAYAK silahkan datang ke BUMI TAMBUN BUNGAI (KALIMANTAN) kami akan siap melayani…

    jadi semua nya silahkan datang ke Kalimantan, buktikan apa yg kalian bicarakan itu emg betul ada nya…. jangan asal ngomong ajj….

    Comment by ice — January 14, 2009 @ 6:51 pm

  79. dayak gak takut perang dimana aja…
    brimob aja lari liat dayak,tapi buat apa kami trans keluar,tanah kami masih bisa beri penghidupan yang cukup.gak seperti di madura kebanyakan garam,lam2 jadi ikan asin juga tu orang.

    Comment by parang bungkul — January 15, 2009 @ 1:05 pm

  80. kita hidup d tanah kita masing2 aja gimana….
    klo warga kami pulang semua,gak ada masalah,tanah kami msh sangat luas…
    nah klo kalian D pulangkan semua,bisa KELELEP tuh pulau….

    Comment by parang bungkul — January 15, 2009 @ 2:21 pm

  81. senangnya liat perang….kapan dayak perang lagi sama madura,banyak tu di kaltim madura,sikat aza lagi

    Comment by kokoq — January 15, 2009 @ 2:23 pm

  82. bnernya ane jga ska ma madura yg sok2an dmn ja sring bkin ulah untung org jawa sbar n gk ska kkrasan klo mpek mrah mmpus lu madura.tp klo gt cranya ane jga kshan c ma madura.ya…. bt sdraq di dayak udh ya ane bsa ngerti prasaan ente tp gmn pn jg mreka sdra kt jg kok ingt kt msh pnya indonesia ksihan pjuang2 kta dh gu2r dmi prsatuan kta.OK…..
    sdramu di jawa cma bsa ksh saran bljar lah ilmu apa ja trutama ilmu agama utk ngisi kmerdekaan ni.key
    biar kta gk gmpang di permainin bngsa laen.key….
    BWT KAUM MADURA YG SABAR N INTROPEKSI DIRI MGKIN KLIAN DA SLAH
    BWT SUKU DAYAK SABAR YACH, SMGA TUHAN MNGAMPUNI KALIAN.OKKKK
    MERDEKA!!!!!!!!

    Comment by burhan — January 16, 2009 @ 2:27 pm

  83. saya orang jawa!!!!!

    udah2 saudaraku…..

    sekarang kita udah hidup tentram….
    jangan ditambah dengan komentar yang bisa memprovokasi kedua pihak….
    sadari kesalahan masin-masing…..

    ingat!!!

    semua kita pasti mati….

    * bagi orang atau suku dayak “sudah jangan dibesar-besarkan lagi”…saya tau klo orang kalimantan baik2….

    * bagi orang madura saya mohon …jangan terlalu keras,
    tapi,semua itu bisa diperbaiki lagi…

    * kalimantan bersatu dengan suku-suku lain
    * madura bersatu dengan suku-suku lain

    terciptalah di negri ini….
    salam damai buat semua….

    Comment by ngek.ngok — January 16, 2009 @ 8:45 pm

  84. Buat no. 73 buat apa bantu yang palestine (HAMAS) Presiden Palestine aja nggak suka tu ma HAMAS, apalagi di Mesir ma Yordania HAMAS tu merupaka organisasi terlarang di kedua negara, karena bebalnya HAMAS banyak yang nggak suka lho, ngapain bantu orang bebal mendingan bantu ISRAEL (bangsa Yahudi) tempat asal Nabi-nabi kita Abraham / Ibrahim, Musa, Isa/Yesus dll, wah mana tepat orang-orang pintar lagi tu, buktinya si Einstein dll. mana mau orang Dayak bantu ke palestine tapi…bantu doain yang udah pada mati aja deh, habis HAMAS bodoh sih cari gara2 duluan nembakin roket-roket kelas rendahan ke ISRAEL ya itu sesuai dengan pepatah “siapa yang menabur dia akan menuai” HAMAS kan udah nabur banyak roket ke ISRAEL nah sekarang saatnya HAMAS panen dong tau nggak kalau nanam rambutan tu kita tanam aja satu biji ntar kalau udah anen pasti panennya banyak kayak yang terjadi tu ISRAEL VS HAMAS …kalau mau bantu ama aja bodoh cari mati aja, ama tu dengan madura yang datang ke kalimantan cuma cari mati…HA5….
    “diamKan Looooooo!!!!”

    Comment by Zionis — February 4, 2009 @ 8:10 am

  85. Mari kita berjuang agar tidak ada perang… Kalau ada perang janganlah kita malah memanas-manasin enth dengan menghujat salah satu dari mereka apalagi ikut campur dengan urusan mereka kalau tidak tahu sejarah dan alasannya. Yang paling utama adalah terus mengandalkan Tuhan sebagai sumber kehidupan agar damai tercipta di dunia. jadi kita perlu belajar dan memahami sejarah, karena dengan belajar sejarah kita bisa merefleksikan dan mengevaluasi segala tindak-tanduk kita agar dapat memperbaiki kekurangan kita. kerusuhan yang terjadi saya rasa karena kurang adanya pemahaman mengenai budaya. Buat orang madura janganlah dendam sama orang dayak. Biarlah yang sudah terjadi untuk bahan refleksi. Kalau tinggal di negeri orang pahami budaya negeri itu terlebih dulu agar tidak terjadi salah paham. Setahu saya orang dayak cinta damai dan tidak suka kekerasan. Dan yang jelas mereka juga orang yang beragama dan berbudaya. Jadi janganlah terlalu fanatik dengan budayanya sendiri masing-masing budaya punya ciri khas sendiri. Apalagi kalau menonjolkan kekuatannya sendiri. Ga ada untungnya kalau perang malah rugi materi dan rohani. harta benda hancur, alam rusak, banyak nyawa yang hilang, yang masih hiduppun akan trauma (jiwanya terganggu)… Jangan perang lagi ya…. aku takut…

    Comment by Tekek — February 6, 2009 @ 7:56 pm

  86. Biasa aja kaya gitu… yang cuma kepala aja yang dilihatkan.
    jelas2 lebih ngeri lagi lihat mereka makan hati n daging madura yang dimasak dengan indomie

    Comment by zoni — February 7, 2009 @ 2:49 pm

  87. BWT DIEM LO DAYAK
    ..UTK APA KAMI KE PALESTIN!!!!BGS NY ORG2 KLN JAK YG K SANA,BIAR HBS MUSNAH ORG2 KLN.JD NANTI KAMI AKAN MEMBUAT NEGARA BORNEO RAYA…DR PD JD ORG I—D YG MENYEMBAH BURUNG PANCASILA YG HNYA ADA DI PERWAYANGAN…MN TUH BURUNG GARUDA NY?????????TUNJUKIN KALO IT EMANG ADA HDP.LBH BGS BURUNG GARUDA D GNTI AZ MA BURUNG ENGGANG KHAS XMNTAN…KAN NYATA TU….HDP BORNEO RAYA

    Comment by BANTAI JAKKK — February 10, 2009 @ 10:16 am

  88. to: 84
    nih anak kecil yah yg nulis? haduh, kasian banget! kelas berapa dek? nggak naek kelas berapa kali? belajar yang rajin yah!
    salam buat keluarga di rumah…
    kalo punya agama, ibadah yang rajin yah!

    Comment by rendah hati — February 12, 2009 @ 10:16 am

  89. untuk semua…(yang menulis dengan emosi)
    satu pesan:
    DAMAI ITU MENYENANGKAN… TERSENYUMLAH SAUDARAKU!

    Comment by rendah hati — February 12, 2009 @ 10:23 am

  90. ya ela dari pada perang mendingan nikmatin hidup, dmna mana perang itu ga ada untung nya mending damai deh dari pada perang, ingat hidup cuman sekali, gunain tuh hidup lo baik2…

    Comment by nikmati hidup — February 15, 2009 @ 3:12 pm

  91. Setuju bwt no 90. pokonya siip… hidup indonesia….

    Comment by jaka kentir — February 24, 2009 @ 4:12 pm

  92. pergi mati la dengan korang.

    Comment by dani — February 25, 2009 @ 5:05 pm

  93. makanya orang madura jangan banyak tingkah di tanah orang..ga cuman dayak yg disakiti tapi dimana situ ada madura disitu pasti rusuh…(katanya sih mandaunya waktu itu terbang sendiri nebas org madura katanya bau sapi.>> real neih org dayak sendiri yg ngomong loh.)pengen mandau lawan clurit ya kalah lah..

    bukan bearti org madura saja yg disalahkan tapi semua suku di indonesia harus menghormati semua suku bangsa ntah budaya maupun kebiasaan suku asli..kalo misalnya suku2 pada transmigrasi ke daerah lain yg punya suku lain ayolah hormati yg punya tanah.jangan bedigasan ato acuh tak acuh ato sok ngrebut tanah orang..malu jadi org indonesia!

    Comment by JAwa love DAyak — February 26, 2009 @ 11:06 pm

  94. one love aja lah

    Comment by eeq_ngaco — February 27, 2009 @ 2:53 am

  95. damai aja lah……coba orang madura sekarang di posisinya orang dayak…pasti berbuat sama seperti yang dilakukan suku dayak…..tidak ada yang mau kalau daerah nya diganggu….mudah2an tidak ada lagi kejadian seperti ini …

    Comment by Damai Dayak_Madura — February 28, 2009 @ 6:32 pm

  96. km org dayak ini pndiam,jrng buat masalah dluan..
    klo dad org dluan aja km br blz..
    jgn ngehina suku km..
    saya org suku dayak ngaju(kahayan)tnggl di palangkaraya..
    utk org pndatang,hati2 d tanah kalimantan ..
    org jual,km beli…
    khusus utk suku dayak n banjar yg dad d kalimant5an..
    kuatkan tali persatuan kita..
    brhati-hati srangan balasan dr suku madurA..
    HIDUP suku dayak…

    Comment by ade taruna — March 9, 2009 @ 8:44 am

  97. kerusuhan yang melanda bumi borneo beberapa tahun silam hendaknya kita jadikan pelajaran. tiafak ada yang patut disalahkan, yang penting sekarang bagaimana kita bersatu penuh dengan kedamaian,untuk membangun daerah kita,peristiwa sampit, sama halnya kerusuhan yang pernah terjadi di sambas,merupakan sejarah kelam dibumi borneo

    Comment by poetra borneo — March 10, 2009 @ 5:56 pm

  98. kerusuhan yang melanda bumi borneo beberapa tahun silam hendaknya kita jadikan pelajaran. tidak ada yang patut disalahkan, yang penting sekarang bagaimana kita bersatu penuh dengan kedamaian,untuk membangun daerah kita,peristiwa sampit, sama halnya kerusuhan yang pernah terjadi di sambas,merupakan sejarah kelam dibumi borneo.

    Comment by poetra borneo — March 10, 2009 @ 6:00 pm

  99. jangan memandang masalah ini hanya dengan melihat kepala yg ditebas dan diarak…
    krena ini adalah efek dari perbuatan yang telah lama dilakukan(madura) pada suku dayak..
    memang karakter org2 dari Timur pulau Jawa termasuk Madura tu keras hanya saja ‘kebetulan’ kali ini mereka melakukan di tempat yg salah…
    Dayak juga berada dalam posisi yg tidak bisa disalahkan karena memang tradisi mereka itu adalah melepas kepala musuhnya kalau berperang…
    jadi ini hanya terlihat sadis klau diliat dari sudut mata awam padahal ini hanya tradisi biasa dari suku dayak…

    Comment by exaudi — March 14, 2009 @ 7:05 am

  100. DAMAI…………………………………..
    DIMANA BUMI DIPIJAK DISITU LANGIT DIJUNJUNG

    Comment by DAMAI — March 16, 2009 @ 3:32 pm

  101. damai selalu buat kita semua ………..
    semoga tradegi ini,, tidak akan pernah terjadi lagi di bumi borneo..

    Comment by poetra borneo — March 16, 2009 @ 6:27 pm

  102. Udhlh…….. Bgs kt ndk ush bhs ini lg! Bgs kta wrga kal_bar siap2 tk perayaan gawai dayak, ni pstanya org dayak OK!!!!

    Comment by Kamuda 137 — March 17, 2009 @ 4:50 pm

  103. aku oloh asli dajak ngaju..
    buat diem loe dajak..
    tolong kirim alamat loe yang lengkap..
    salam kenal..
    dayak bersatu..
    buat negara sendiri aja dengan kekayaan alam kalimantan yang berlimpah..
    orang madura cuma taunya cari usaha di kampung orang.. dasar miskin..

    Comment by Dajax Booven — March 22, 2009 @ 8:34 am

  104. awas kalo madura datang n nginjak-injak martabat org kalimantan lagi..
    kalo udah kerusuhan aja baru minta kasihan..
    DAYAK IS IMMORTAL.
    DAYAK BERSATU..

    Comment by Dajax Booven — March 22, 2009 @ 8:37 am

  105. (panglima nepal) TAI…..
    (zainal) TAIIII….
    SOK BERPENDIDIKAN..
    KALO GITU APA PERLU SUKU LAIN DIUSIR DR KALIMANTAN..
    SUDAH MENDING KEKALIMANTAN DIKASIH PELUANG USAHA.. MALAH NGAJAK BERANTEM..
    JANGAN MENGHINA SUKU DAYAK

    Comment by Dajax Booven — March 22, 2009 @ 8:45 am

  106. kita ngga perlu membagakan suku…kita ini pengen hidup damai…ngga perlu sampai segitu…yang terjadi biarlah terjadi.mau suku madura, suku jawa,suku bugis..yang penting kita satu….selama ini kita hidup berdampingan dengan berbagai suku….yang penting kita bisa menghormati antara suku…pasti damai.
    kita bersatu menjaga negri ini…damai buat semuanya.

    Comment by damai dayak_madura — March 26, 2009 @ 3:09 pm

  107. mendingan gak usah komentar kalo masih menghina orang lain, jangan menghina dayak ya SOBAT, saya jadi sakit hati, BAGI YANG BELUM MENGETAHUI PERMASALAHAN NYA, ANDA SILAKAN LIHAT BUKTI DI LAPANGAN. ~ BAGI YANG MENGHINA DAYAK SILAKAN LAMPIRKAN NAMA LENGKAP ANDA SETELAH KOMENTAR YANG DITINGGALKAN GAK PERLU FOTO, ALAMAT LENGKAP ATAU ISI FORMULIR. silakan mencoba SAYA TUNGGU !!!! ~ KAMI SUKU DAYAK KALSEL, KALTENG, KALBAR, DAN KALTIM, ADALAH SAUDARA ~ SALAM BA-DINGSANAKAN.

    Comment by PASUS BANJAR — March 31, 2009 @ 2:55 pm

  108. naray lalau deroh ketun dengan madura,,manahu ka atey te…ye dia pahari

    Comment by uweh dandan — April 1, 2009 @ 3:55 pm

  109. KAN KUEH NDAI KETUN NAH URAS JATUN,,,,,,,NGASESENG KU NDAI KAREH IJE-IJE
    MANGAT MANDANG ANDAU,,,,,SELAK

    Comment by uweh dandan — April 1, 2009 @ 4:02 pm

  110. bantai aja madura di jawa timur, madura bangsat , tanahku surabaya juga di injak-injak dan direbut seenaknya

    Comment by brawijaya V — April 2, 2009 @ 6:26 am

  111. aku asli jawa surabaya siap bersatu dengan warga betawi, ayo bersihkan madura keparat dari jawa barat sampai timur, bongso keparat bangsat !!!!!! gak duwe sopan santun.

    Comment by WONG JOWO TULEN — April 2, 2009 @ 6:31 am

  112. KRAIN CMA GOSIP z,,KL ORANG MADURA ITU BERENGSEK…TERNYAATA SETELAH NGELIT SENDIRI N NGLAMIN SENDIRI….Y GITU DEH EMANGA MADURA ITU PUNYA WATAK AYANG KERAS DAN AROGAN JADI SADAR DIRILAH WAHAI MADURA KALO NGEERASA JADI TAMU JANGA CULANGAUNG ATU NYEBELIN,,,,,ITU AKIBATNYA KALO KESABARAN ORANG UDAH MULAI HABIS,,,,,GUA ASLI SUKU SUNDA TAPI ENEK KL NGELIAT N MERHATIIN MADURA2 PETANTANG PETENTENG,,,,GA TAU HARUS DI GIMANAIN LAGI TU SUKU ,,,D PULANGIN LAGI K KAMPUNGNYA,PASTI KELELP TUKAMPUNG,,,,GUA PUNYA TEMEN DAYAK DIA MALAH BAE BANGET BANTUIN NYOKAP GUA NGANGKUT BELANJAAN,,,,BANTUIN BOKAP GUA WAKTU RUMAH GUA DI REHAP,,,,,EMANG MADURANYA Z YANG PADA RESE…TERBUKTI HAMPIR BEBERAPA SUKU D NEGARA KITA BENCI SAMA SUKU MADURA KARENA SIKAPNYA YANG PICIK….WONG SUKU YANG JELAS2 SAUDARANYA SENDIRI (SUKU JAWA YANG TINGGAL DI SURABAY) AJA BENCI……

    Comment by nova — April 2, 2009 @ 9:01 am

  113. hentika…………….n !!!!

    Tapi gak pa apa dah, biar kita belajar memotong kepala dulu =))

    Biasanya motong pala ayamnya kita

    Comment by Sianturi — April 2, 2009 @ 11:44 am

  114. madure,,,,,,madureee,,,,,madureeee,,,,bantai,,,bantiii,,,,bntai,,,,d jakarta adure banyak yang jadi tuan tanah,,,n nnganggep tempat yang mereka datangi adalah tanah mereka itu faktanya,,,n pemerintah nerima upeti dari para madure,,tersebut,,,,bangsa yang hebat adalah bangsa yang mau d sogok oleh suku yang picik,,,jadi secara tidak lngsung pemerintah ikut ndil dalam menimbulkan knflik2 horizontal n malah kata seorang brimob y pernah bertugas d maluku sampit dan daerah konflik2 lainnya,,dy berkata,,,, SEMUANAY TELAH DI ATUR OLEH PARA PENGUASA WAKTU ITU DAN PELURU YANG KAMI KELUARKANPUN BUKAN DEMI MELINDUNGI DAN MENGAMANKAN ATUPUN UNTUK BERSIKAP NETRAL TAPI SEMATA-MATA UNTUK KEPENTINGAN POLITIK….
    semuanya telah diatur sedemikian rupa dan hukum adalah lembah hitam bagi kita masyarakat awam,,,pengacara, juri,,hakim jaksa masih bisa di nilai dengan angka….yitu UANG….evryting All obout benjamin…demi uang rela korbankan kepala rakyat mereka,,,termasuk sifat madura yang songong jga kya gitu,,,

    Comment by nova — April 3, 2009 @ 9:07 am

  115. Suku itu apaan sih? Duit di Bank itu y? Wah kalo gt gw jg punya suku nih. . . Yg sok-sok jagoan belajar lg PPKN di sekolah sono. . . Kayak org g berpendidikan aja pake maen kasar? Sekarang kalo mw perang bunuh2an maen game online aj. . . Jd ga mengganggu masyarakat yg ingin hidup tentram damai sejahtera. . . Tq sem0ga bermanfaat!

    Comment by Acid_Rain — April 7, 2009 @ 4:44 pm

  116. bagi yang belum pernah urusan dengan suku madura jangan komentar sok pendamai deh,
    madura itu emang brengsek , aku gak bisa ngebayangin kalau Jembatan Suramadu jadi 100%
    madura makin tersebar dan suku-suku laen makin dijajah dikuasai dan diinjak2 dengan ketidak santunannya
    maklum dari kecl gak pernah disekolahin tahunya cuman rosokan makanya hati dan nalarnya kayak rosokan.

    moga aja sikomentator yang sok pendamai sekali-2 punya pengalaman dengan madura pasti… nyahok biar tau looo
    madura itu emang brengsek , bangsat, menjijikkan….. hiiiiii….h hiiiiiih.

    Comment by jowo tulen — April 8, 2009 @ 8:24 am

  117. smoga aja ada yang memulai lagi di jawa ini untuk bantai madura , aku ikutan dah lama gak motong orang nih….. tiap hari kerjanya motong sapi…. maklum jagal he…he…he

    Comment by jowo tulen — April 8, 2009 @ 8:33 am

  118. bagi No. 115, ( acid Rain ) yang pernah belajar PPKN, dan merasa berpendidikan dan suka main game, sampean pinter dan berwawasan luas , kasih tau tuh oreng madure biar tahu etika dan sopan santun ditanah orang, jangan jangan sampean sendiri boloan ame madure artinya cs. sama bangsatnya….. looo tahu… tamu datang dengan hormat maka tuan rumah akan hormat dan menghargai, tapi tamu datang dengan pedang , petentang-petenteng kaya preman patut dah dibikin mampus dan diusir dari rumah.

    paham gak…! looo……, azas Bhineka Tunggal ika emang perlu…bung , tapi jangan jadi benalu… tahu diri donk , punya etika , yang sopan dinegeri orang ……

    Comment by jowo tulen — April 8, 2009 @ 9:00 am

  119. Aq sebagai orang dayak yang hidup lama di kota Jogjakata mendukung dan tidak terima apabila suku aq DAYAK di injak-injak oleh suku laen terutama suku madura yang berbau sapi…!!Aq rela membela Kalimantan Tengah dan mengangkat mandau..
    Bagi orang yang cuma tong kosong nyari bunyinya ga perlu kasih comment disini dan tidak tahu fakta pada tahun 2001..Buat no 115 kalau memang anda memepunyai pendidikan harusnya anda taw sapa yg benar dan salah kecuali anda bodoh..!!saya siap berhadapan dengan anda..!!

    Comment by dody — April 12, 2009 @ 6:18 am

  120. beh…
    semua kada tau apa2..
    otak masih kaya TK ikut ngomong…

    Comment by asang kayau — April 12, 2009 @ 7:47 am

  121. So U Madura Must Know with your caracterz… like with fight, kill, arogant, change n move be better….
    janlah ada kerusuhan lagi takut aq….
    walau pun di daerahku gak ada perang waktu itu….
    suku pendatang gua pesenin ni bwt pegang teguh slogan ini

    “neng endi bumi diidek, nengkono langet di jonjong”
    “enywhere u live u must be a BUNGLON”
    “dimana bumi dipijak di situ langit di junjung”
    “Dimane bumi diinjak disie langet dijunjung”

    tuh pesan org JaPon…..

    Damai…. Preeettt……..

    Comment by Wong Japon ( jawa pontianak) — April 12, 2009 @ 9:55 am

  122. heh..jNCOK!!!!
    dimana pun orang mDURA BERADA pasti orang madura sukses..
    itu menandakan klo orang madura tuh pnter2..gag kayak klian smua yg bisanya cuma gerutu2 dibelakang tp nyatanya cuma bisa kerjanya jdi kryawane orang madura!!!
    halah..terima saja lah,,jangN blg gt..tuhkan,,orang madura ksar tp it hanya segelintir saja …banyak kok orang madura yang baek..q ne mmg dari jawa..tp q bnyak tetangga orang madura,,baek2 choy

    Comment by indonesia bersatu — April 14, 2009 @ 4:07 pm

  123. Q sALut baNgEt mA oRaNg dAyaK…
    mEreKa bEneR” hEbaT…
    pHie Q tAkUt…
    Q tAkUt wAktU LiaT yAng iTu… kEpALax di pUtuS…
    RasAx kAyaK gimAna giTu…

    Comment by faLentyNa — April 17, 2009 @ 5:06 am

  124. yaaaah kalo menurut gw mending kita pikirin masa depan, di mata Allah tuh kita sama dari pada kita masuk neraka mending damai aja lagian kita hidup di dunia tuh cuma sebentar kalo kita cari aja pahala bukan pala hehehe tanah tuh bukan kita yang punya lagi….

    Comment by luffy — April 17, 2009 @ 4:10 pm

  125. kehidupan yang damai adalah impian setiap manusia dibumi ini,, ya udah lah sejarah kelam masa lalu bukan untuk membangkitkan amarah kita dimasa ini ,,tapi bagaimana kita bisa mengambil pelajaran itu semua ,,,,,,, bukan kah damai itu indah,,,,

    Comment by poetra borneo — April 17, 2009 @ 7:36 pm

  126. kutuh ich Le…!!!

    itah uras nampa kurungan ich kan ewen mat dy tau hadari ke kueh”….

    ngarung ewen ije”

    pejadi ewen madura budak itah ich..

    nyuhu ewen btukang nampa huma,nampa jalan,nampa kandang bawui,mandirik petak dya usah bayar…

    mun handak belum ntu lewu borneo..

    bawi madura ji bahalap nenga akan ewen germo pal 12

    mat ewen belajar melahung…..

    MADURA BUDAK DAYAK…

    KAYAH” puna bahewau tai sapi ich ji ara MADURA kau eh….

    Comment by JOhni SOnder — April 18, 2009 @ 5:13 am

  127. PERHATIAN… SETAN SUDAH MENGUASAI KALIAN SEMUA!! JANGAN BANGGA DENGAN KEBODOHAN, BUAT SUKU DAYAK!! KALIAN ITU PENDATANG JUGA!! JANGAN MERASA MEMILIKI TANAH KALIMANTAN!! BANGSA MELAYU SUDAH MENGETAHUI SEJARAH DAN NAMA SUKU KALIAN BARU ADA KARENA TERBENTUKNYA KOMUNITAS WARGA KALIMANTAN, JANGAN ADA KATA2 KALIAN YANG TERHEBAT!!! KALIAN SEBENARNYA TIDAK TERMASUK DALM RUMPUN BANGSA MELAYU, BUDAYA KALIAN BUDAYA MONGOL KOMUNIS, PELARIAN DARI TENTARA MONGOL YANG TAKUT & KALAH BERPERANG DENGAN PASUKAN MAJAPAHIT, PENYEBARAN AGAMA ISLAM KALIAN HANCURKAN, KALIAN TIDAK MENYADARI DAN MAU DI ADU DOMBA, PEMBANTAIAN INI TIDAK BISA DIBENARKAN – 1 KALI LAGI PEMBANTAIAN INI TIDAK BISA DIBENARKAN!!! BUAT SUKU MADURA KALIAN BEBAS MELAKUKAN KEGIATAN DIMANAPUN DIWILAYAH NKRI (NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA, APAPUN RESIKO YANG AKAN KALIAN TERIMA, INI SEMUA ADALAH AKIBAT DARI TINDAKAN POLITIK YANG KEJAM, TETAPLAH BERJUANG JANGAN BERPREMAN, KAMI JAMIN!! TANAH KALIMANTAN AKAN AMAN UNTUK KALIAN. KAMI INTRUKSIKAN KEPADA SELURUH APARAT KEAMANAN DAN SEMUA ORMAS UNTUK BERTINDAK TEGAS TERHADAP PARA PROFOKASI YG MENJURUS PEMECAHBELAH BANGSA INI. SEKIAN.

    TERIMAKASIH HIMBAUAN INI UNTUK DIPERHATIKAN DAN DILAKSANAKAN.

    TTD. GARUDA

    Comment by GARUDA — April 19, 2009 @ 8:31 am

  128. tuhan menciptakan manusia dengan beragam suku bangsa bukan untuk membuat kehancuran permusuhan di muka bumi ini, tapi untuk hidup berdampingan dengan damai dan saling menghargai tidak ada suatu bangsa atau pun suku yang lebih unggul di bumi ini,,,,,,,semua sama,,,kalo kita bisa berpikir,, dengan jernih dan bisa menggunakan akal pikiran kita dengan baik,,,tentunya permunsuhan dan pertentangan tidak akan ada dimuka bumi ini,,,,,,

    Comment by poetra borneo — April 19, 2009 @ 6:48 pm

  129. weleh…weleh… pada sok deh…
    kenyataan tuh madura menduduki surabaya, sidoardjo, dengan gak hormat, seminggu yg lalu dah bentrok
    gara-gara jualan didepan toko, disuruh pindah gak mau, untung ada marinir digebukin dah…. hek hek..hek
    rasain tuh …., dibanten dibikin moncrot, di sampit dibikin pepes, di sumatra disate, dibetawi digebukin
    sadar…a.r..r..r.r dong, boleh aja loe tinggal di tempat orang tapi etika ya harus ada….. kayak orang gak pendidikan loe… emang ..!!!!!!!!., ///// Gue stuju ama No. 128 Tuhan mencipta manusia dengan beragam suku dan bukan untuk buat kehancuran dan permusuhan dimuka bumi ini , gue setuju ama No. 127, orang dayak jangan bangga dulu dan jangan mudah diadu domba oleh setan, bersatu itu bagus…. TAPI YA HARUS SADAR DONK… HAI SOBAT MADURA.. JAGA ETIKA..SOPAN DIKIT JANGAN KASAR AMA PENDUDUK ASLI, KALIAN PENDATANG !! JANGAN SOK PREMAN…… HARUS IKUT JAGA KEBERSIHAN KAMPUNG TEMPAT LOE TARUH ROSOKAN….. ingat kite-2 juga butuh kampung bersih…sehat dan nyaman…. kita sama-2 bangsa Indonesia, saling hormat …. belajarlah juga menghormati bangsa yang lain…. semoga sampeyan sadar…

    Comment by wong jowo — April 21, 2009 @ 6:32 am

  130. untuk no. 122, siapa bilang madura pinter-2, madura ditempatku aja nak kanaknya gak sekolah, dari kecil tak perhatiin gak bisa baca tulis, alias bodo., geblek and dablek .. mereka berhasil? siapa bilang , tanah aja ngrebut .. nempati sak enaknya ,..opo tanahe mbahmu., kelihatannya aja berhasil…. tuh barang rosokan semua
    mereka beli, HP-pun hanya untuk gaya gayaan.., jenguk tuh ditempatku jl. perintis III, tambak sumur No. 19, sekalian loe mampir ketempatku …. nanti tak bakarno gurame… enak dah…, tempat ku ada kolam ikan gurame , skalian loe liat kolamku sebagian ditempati rosokan….. , plastik-2, bakaran-2 kabel dan karet…, terkadang kolamku juga tercemar karna rosokan itu,….. kalau di bilangi malah mlilik… melotot,…. sekalian sampeyan nanti yg tak suruh bilangi…. biar tau … kebrengsekanya….. itu pun kalau sampean orang jawa tulen…. tapi klau sampean juga madura hik,,,hik… hik… tentunya sama aja.. brengsek and nyebelin….. salam damai… piece…

    Comment by wong jowo — April 21, 2009 @ 6:51 am

  131. UNTUK NO. 127, SETAN SUDAH MENGUASAI KALIAN !!!! Emang jaranan, sampean ono ono bae,…… ini masalah pribadi antar suku…. ada asap ya mesti ada api, kalau ada konflik ya mesti ada penyebab konflik…., makanya kasih tau tuh madura… ojo sak enake dewek…k..k..k, salam damai dah… peacekkkkkk picek eh.. sory

    Comment by wong jowo — April 21, 2009 @ 7:01 am

  132. Hahaha, bermain tru……….s

    Aku dukung Dayak deh, soale aku mo nyari pendamping Hku dari Dayak hahaha

    tapi gw takut, ntar aku gak ngerti adat Dayak kmaha nya? Lieur aink hehahaha

    Comment by ABDUL — April 21, 2009 @ 7:11 am

  133. ya sudahlah kwan,,,,,,,, apa pun yang terjadi kemarin anggap aja sebagai pelajaran yang berharga bagi kita semua….

    selama kita tidak pernah melihat dan mengambil hikmah dari semua itu dan hanya menyalahkan salah satu pihak tanpa bisa memperbaiki diri,,,ya selama itu juga kita akan saling bermusuhan,,,dan terjebak oleh perangkap yang sengaja di buat oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,,yang ngak senang melihat kita hidup damai berdampingan,,,

    ingat kawan kerusuhan yang dipicu oleh masalah SARA lebih kejam dan menyakitkan dari perang antar negara,,,,alangkah sedihnya para pahlawan kita apabila melihat,,, ini semua,,, rela mempertaruhkan nyawa dan menumpahkan darah,,, hanya karena masalah sepele,,,
    apakah kita akan mewariskan ,,rasa permusuhan ini pada anak dan cucu kita,,,, saya pikir kwan2 disini sudah cukup dewasa untuk menilai ini semua,,,,,

    Comment by poetra borneo — April 21, 2009 @ 4:34 pm

  134. ada pepatah jawa mengatakan ” MEMAYU HAYUNING BAWONO ” mari turut menjaga kelestarian alam, kerukunan bangsa dan persatuan bangsa atau “BERBHINEKA TUNGGA IKA hangasto LIRHANDOYO PASEBAN JATI ” Berjalanlah pada jalan yang terang yaitu jalan yg sudah diwahyukan oleh Tuhan dengan berdasarkan pada kesatuan dan persatuan bangsa. tapi orang madura tak tahu itu….. makanya sekolah biar punya wawasan luas…, ………………

    salam damai….. Smile untuk poro kadang jowo….. podo..o , sayuk rukun mbangun katentreman , wancine wis katon … yen nemahi 500 tahun ..poro kadang jowo ojo lewa-lewo koyo kebo,… eling marang sejatine awake dewe ….bongso jowo ojo hamung lumuh…. ora isin … yen cuma dadi gedibale chino….. iki tanahe dewe….. , delengen bongso MEDURO ora tahu lewa lewo…. golek duwit direwangi soro… NGGUDANG rosoan tumungkul duwit, nganti duwite manak duwit gedene yo sak duwit-duwit….. …. AYOOOOOOOOO BANGKIT MARANG JAWANE BEN DADI WONG NJOWO…ojo males.. supoyo ora di iles-iles…. tiruen medura. ning kudu eling,… etika perlu di jogo.. ayo ro duro !!

    wong gendeng gremang-gremeng, wong jowo kudu temoto, wong meduro kudo ngiro-iro, yen jatine urip iku kudu waspodo… ojo gampang di adu karo sapodo bongso… ayo bersatu mbangun negoro…. supoyo nemahi gemah ripah loh jinawi… ayem tentrem kerto raharjo amin, cekap sak utoro…. kula asli wong jowo.

    Comment by wong jowo — April 23, 2009 @ 4:45 am

  135. semua orang madura pasrah mati….
    bahkan mereka rela hidupnya untuk tanah kelahirannya….
    orang madura bukan nya kasar, tapi jika mereka disakiti..
    pasti dan pasti orang madura bertingkah liar…

    tapi bukan berarti Madura Arogan…dan bahkan buat suku Jawa,
    kami mhon jangan terlalu musuhin madura, bahkan ditakuti..
    Justru MAdura ingin mencari saudara..
    aku yakin kejadian di Kalimantan…
    awal nya pasti yang keliru Suku Dayak….

    orang Madura tidak akan berbuat kasar jika ia tidak disakiti,,,
    begitu sebalik nya, jika mereka berbuat baik maka Madura akan lebih baik lagi…..

    untuk semua suku di Indonesia….
    jangan pernah benci m suku madura..
    jangan pernah anggap madura ini kasar….

    SALAM DAMAI UNTUK SEMUA YA………..

    Comment by CRAZY — April 25, 2009 @ 6:02 am

  136. knp Ya Semua Harus Terjadi Pd Bangsa Sendiri…

    Coba Lihat Orang-Orang Dari Bangsa Cina di negeri kita yang udah merebut tanah kelahiran kita yang susah membesarkan kita masih enak enakan aja di negeri Indonesia….

    Padahal Kalo dilihat Dari segi keserakahan lebih Serakah Dia Dari pada bangsa kita…

    Kenapa Milik Kita Diambil Saudara Kita Sendiri ga dikasih… Tapi Diambil Orang Lain malah Diem Aja????…. Apakah Adil???….

    Kita Semua Saudara… Pulau Di Indonesia Milik Kita Semua…. kita Harus Bersatu Mempertahan Kan Bangsa Sendiri…

    Orang Dayak Punya Semua Pulau di Indonesia Bukan Cuma Borneo aja… N jg Sebalik nya Jg Suku-Suku yang laen di indonesia….

    Suku Di Indonesia Sangat lah banyak… sangatlah susah Menyatukan Kebudayan masing-masing… tapi kita hanya bisa menghargai kebudayan mereka jgn saling mengganggu… “Kebudayaannu, Kebudayaanmu… Kebudayaanku, Kebudayaan ku” Kita semua Ibarat Adik kakak…. Suku A Membantu Suku B, n Suku A Menghargai Suku B Begitu jg Sebalik nya….

    Kita Semua Dibodohi Cina…. LIhat Apa Yang Diperbuat Cina Dinegara kita… Apa Suku Madura/ Suku-suku yang laen se-serakah bangsa CINA???…

    Kita ambil semua hikmah dari kejadian ini… Kita jgn serang bangsa sendiri… Saya tidak memihak ke siapa-Siapa… Saya ini bangsa Indonesia Rukun Selalu….

    Lihat jaman Perang Dahulu…. Perajurit dari jawa Membantu Prajurit di kalimantan untuk mengusir penjajah… Begitu jg Sebalik nya Perajurit dr Kalimantan Membantu Pejuang di jawa untuk mengusir penjajah…. Tp Kenapa Kita saling bunuh Untuk merebutkan Tanah Kalimantan yang dulu nya kita pertahankan bersama-sama????….

    Damai ITU Indah…..

    HIDUP BANGSA INDONESIA…..

    Bersatulah Bangsa Kita….

    Comment by Black Love — April 26, 2009 @ 3:57 pm

  137. intinya kita saling mengasihi,kasihi lah org lain seperti mengasihi diri kita sendiri..betapa indahnya bila kita hidup damai,saya org dayak punya banyak tetangga dikampung org jawa,bugis,timor,batak dan bahkan madura juga tapi kami hidup damai..punya makanan saling berbagi,ada acara saling mengundang makan sama-sama..mending kita makan bersama dari pada berantem..hidup dikampung itu memang indah siapapun kita pasti bahagia,untuk saudara ku madura terimalah kami org dayak sebagai saudara jgn sebagai musuh,kami senang bila org lain tersenyum pada kami…siapa pun senang bila kita saling tersenyum satu sama lain………..

    Comment by org kampung — April 27, 2009 @ 2:12 pm

  138. oya salam kenal buat semua org kalimantan khusunya kaltim lebih khusus lagi teman2ku,aq noblez dayak kaltim…semua saudaraku jangan lagi saling menyalah kan suku dayak dan madura. musuh sebenarnya yang ada di dunia ini adalah diri kita sendiri,Tuhan telah mengasihi kita mari kita balas dengan berbuat baik kepada sesama maupun lingkungan alam yang telah diciptakan untuk kita..and buat warga PSHT salam persaudaraan…….

    Comment by org kampung — April 27, 2009 @ 2:32 pm

  139. BORNEO tanah air ku tumpah darah ku, kalian pendatang dan oknu peerintahan cuma bikin kotor tanah air ku.NEGRI KU KAYA RAYA tetapi rakyat asli dsini tetap miskin. from EAST BORNEO

    Comment by enggang — April 29, 2009 @ 10:19 am

  140. kami org dayak tidak pernah membenci siapa pun..kecuali dibenci lebih dulu,ksmi memang bodoh tapi tidak senang dibodohi,kami memang biadab apabila ada yang lebih dulu biadab pada kami intinya seperti itu..kalo ga percaya tanya sama suku jawa,batak ,bugis dll yang hidup dikalimantan..saya senang makan sate madura yang dijual dijalan suandi samarinda itu lho,enak banget..coba aja atau hub.aku di 085250793443 mari kita pergi beli sate madura makan bersama dari pada berantem terus…

    Comment by ajau — May 2, 2009 @ 4:41 pm

  141. jangan salahkan orang cina, dimana-2 cina orangnya bisa bergaul baik, bahkan selalu jadi contoh mendongkrak kemiskinan , banyak orang cina yang jadi juragan….. kenapa kita yang punya negri ini kalah dengan cina , karna ketidak kompakan kita sebagai masyarakat jawi, ….. tapi kalau ada pembantaian cina .. aku sih ikut aja…. hehehehehehehe…….

    Comment by wong jowo — May 7, 2009 @ 8:35 am

  142. boLeh juga ….
    tp kLo ma orang Lampung gk da pa -panya tuch orang dayak bukan di potong lagi kepalanya tp di belah menjadi 20 bagian kali badanya …..
    hidup orang Lampung ,
    fuck you orang dayak …

    Comment by aldo bragi — May 12, 2009 @ 12:33 am

  143. apa di lampung banyak juga madura brengsek…?
    dasar manusia benalu…. madura itu orangnya gak tau malu..?
    aku stuju dah kapan-kapan kalau ada pembantaian madura , aku mau bikin rujak cingur madura plus sate kuping dan anunya itu dibakar enak kali ya ………
    ngiler nich….. ha..ha..ha… salam kenal aku wong suraboyo. ikut program pembasmian benalu madura dari muka bumi….. hidup indonesia

    Comment by wong jowo — May 13, 2009 @ 5:46 am

  144. memang madura orangnya jancukkan …. !!!! gatheli bangsat………
    biadap premanis …. tukang peras rakyat… liat aja parkiran di toko atau tempat tempat ramai padahal karcisnya Rp. 300 eh… ditarip jadi 1000 emang mbahmu yang punya daerah… dasar bangsat madura…. mbok ne ancuk…. asu….
    kirik…. !!!!!!

    Comment by widayanto — May 13, 2009 @ 5:51 am

  145. Jesus said, “You have learnt how it was said: ‘Eye for eye and tooth for tooth.’ But I say to you, Offer the wicked man no resistance. If anyone strikes you on the right cheek, turn the other also; if a man takes you to law and would have your tunic, let him have your cloak as well. And if anyone orders you to go one mile, go two miles with him.” (Mt. 5.38-41)

    Saya sedih! Prihatin dan malu.
    Bukan takut nelihat foto, tapi membaca kesan dan tanggapan tanggapan diatas.

    Nanti kita semua kembali kepada-Nya. Tuhan adalah segala, ia melebihi pikiran manusia, walau dalam diri hati manusia ia berada, tak usah jauh jauh.
    Tuhan tidak buta, tiada tuli,ia segala pangkal pengetahuan. ia tidak milik islam,kristiani,hindu,kaharingan,atheis atau apa.Tapi ia maha memiliki.
    Ia bukan milik Jowo, Meduro, opo Ndayak. Mereka milik-Nya. Seorang bapak tak akan senang dengan anak anaknya berkelahi bukan?
    Tuhan tidak menajiskan ciptaanya,hanya manusia yang sanggup menajiskan sesamanya, walau kadang mengatasnamakan Tuhannya.
    Saya dengan rendah hati memepercayai kalian semua lebih pintar, bukan saya sok pintar. maafkan saya.

    tapi saya sedih dan prihatin dengan semua ini,seperti kalian, sama!

    Janganlah ada pihak pihak yang tertawa atau malah mensyukuri dan mengeruk keuntungan dengan peristiwa seperti ini.

    Matur Nuwun.

    Comment by damarsocana — May 15, 2009 @ 2:41 am

  146. bagi kita yang masih hidup berdoa saja semoga kalo mati nanti diterima di sisi Tuhan..madura sama dayak sudah damai,buktinya di kalimantan banyak orang madura yang cari kehidupan bersama dengan suku lainnya.sekedar mengingatkan aja kami wong ndayak senangnya hidup damai ga senang banyak masalah..makanya kami senang tinggal di hutan karena cari makan mudah, untuk air minum tinggal ambil di sungai, udara sejuk dan segar ga ada polusi, bangun pagi terdengar kicauan burung, diterangi sinar mentari pagi yang indah, anak-anak bangun dan bermain, yang dewasanya melakukan aktivitas masing-masing, di siang hari kami istirahat sambil menikmati hembusan angin yang menyejukkan jiwa, sore hari kami melanjutkan aktivitas sampai menjelang malam, setelah itu kami pulang dan berkumpul kembali bersama keluarga di rumah.dengan hidup seperti itu kami sudah sangat bersyukur kepada Tuhan karena sudah memberi kebahagiaan untuk kami di dunia ini. tapi bila ada orang asing yang datang dan melakukan pembangunan di hutan kami maka kebahagiaan kami hilang,kami akan marah dan melakukan tindakan yang menurut kami itu tidak boleh dilakukan. Ada tiga hal yang sangat rentan yang bisa membuat kami orng dayak bisa jadi manusia kejam yaitu kami dibunuh, diperkosa, dan penghinaan adat istiadat. kalau adat kami sudah dihina hati-hati saja kepala anda akan lepas sendiri, dan di dalam adat dayak perjanjian damai itu hanya berlaku satu kali bila perjanjian damai itu dilanggar sebaiknya berdoa aja supaya Tuhan membuat hati kami tenang agar mandau tidak dilayangkan. tapi sekarang kami sudah menyerah pada keadaan, lihat hutan kalimantan sudah mulai habis, kami mau melawan ga mungkin bisa, bisa-bisa kami yang dimusnahkan bila tidak mengijinkan tambang-tambang masuk ke kalimantan. biarlah semua ini berjalan seiring keinginan manusia karena bumi ini makin tua dan manusia sudah memuja uang, Tuhan di nomor duakan,bahkan di nomor empatkan, yang dicari didunia ini adalah harta,tahta,dan wanita terakhir Tuhan kalo sudah mau mati……….

    Comment by long laai — May 17, 2009 @ 4:52 am

  147. hai teman2 dari suku2 di Indonesia, kalau bentrok dengan suku madura yg bengis dan kejam itu, tolong undang ya kami, kita rame2 potong lehernya

    Comment by diego — May 18, 2009 @ 6:14 pm

  148. Dear Dayak,Madura,Bugis,Banjar,Jawa,Tionghwa dan lain2nya.

    Alangkah bodohnya kalau kita mengklaim siapa yang paling berani,paling hebat,paling benar,dan paling superior.
    Lebih baik kita kerja keras cari nafkah untuk hidup,mencari kesenangan
    tanpa menyusahkan yang lain.Kalau kita sibuk berantem kapan mo maju.
    ….Hiduplah Indonesia Raya…The Great OF INDONESIA.

    Comment by haryo — May 19, 2009 @ 11:59 am

  149. nggak usah bawa2 nama orang lampung segala Bung, kami tau kamu tuu bukan orang sana karena nggak tipe orang lampung begitu, saya asli orang lampung tinggal di kalteng dan kerja di perkebunan sawit (15 tahun) dan punya orang tua anggkat asli dayak mereka baik sekali dan menganggap saya seperti anak mereka sendiri.

    Comment by Rudy — May 20, 2009 @ 6:07 am

  150. untuk (145) saya sangat menghargai keprihatinan sampean, trus apa kita harus diam saja dengan prihatin kalau tanah sampean ditempati, dikotori, kumuh , bahkan madura orangnya sering marah kaku, seenaknya, kami sebagai warga surabaya akan hormat kalau dihormati, bahkan kami tetap sopan dengan adanya madura yang seenaknya….. opo kiro-kiro sampean diam saja ….. sawangen matamu !!!! delokken kampungku wonokromo sampe kumuh…. kotor…. bahkan semakin banyak madura yang tinggal disana , sampean nyoba belanja di pasar lama wonokromo…. , ps. turi, perak, stasiun-2 KA, kabeh medura sak preman-premane mas…. sampean opo gak nyawang kasus jagir 30 januari 2009, penyebabpe medura… nguasai daerah domisili warga…. opo medura ora sadar kalau tempat itu milik warga Surabaya dan lahan pemerintah, memang benar tanah surabaya ini adalah tanahnya TUhan…. tapi ojo bodo mas … manggon nang suroboyo ojo sak enakke dewe… sampean cobalah untuk nasehati bangsat meduro….. nanti sampean akan paham karakternya yang narsis itu. opo enakke sampean nang omahku mengko tak duduhno jatining meduro…. ( Ambon jenengku… Wonokromo Gg. 4/12 ) Asli wonokromo mas, takono bajingane joyoboyo kabeh ngerti omahku….

    Comment by wong jowo — May 22, 2009 @ 2:02 am

  151. untuk (148) sampean benar , Lebih baik kita kerja keras cari nafkah untuk hidup,mencari kesenangan
    tanpa menyusahkan yang lain. ( elingo cak ….. meduro iku nyusahno … brengsek !!!, seandainya madura gak bikin ulah rasanya kita juga akan hormat, karna kita sadar … manusia harus saling hormat dan menghargai,,, tapi yang jelas madura harus belajar untuk menghargai penduduk pribumi.

    Mohon maaf atas kata-2 saya yang kasar, tapi saya akan menghargai pendapat-2 sampean. wassalam.

    ONO KLOPO TUKUL NANG PINGGIR KALI
    WONG SUROBOYO AYO BERSATU HATI

    ONO KUKANG KOK MANGAN SUKUN
    PORO PENDATANG AYO PODO RUKUN

    RUKUN AGAWE SANTOSO, YO MEMAYU HAYUNING BAWONO, GEMAH RIPAH LOH JINAWI SAYUK RUKUN HAMBANGUN
    SADULURAN…. NGANTI TEMAH KAMARDIKAN KANG SEJATI…. Salam bersahabat temah rahayu mring pribadi.

    Comment by wong jowo — May 22, 2009 @ 2:24 am

  152. sebagai suku batak yg ada di sumatra saya bingung dan merasa sedih knapa ini terjadi di Indonesia,kita slalu aja ribut soal SARA,padahal kalau dipikir2 kita termasuk negara istemewa dgn plurarlisme nya,terus terang ini adalah suatu kesalahan sistim dlm hal transmigrasi ,dimana penduduk yg diberangkatkan dan yg didatangi harus diketahui karakter masyarakatnya dan permasalahan lahan yg akan digunakan,serta dlm pendidikan maupun aspek ekonami

    Comment by poltak — May 22, 2009 @ 2:57 am

  153. System transmigrasi tidak mengalami kesalahan , kalau karakter madura yang keras harus dikirim ke daerah yang karakternya lemah… hasilnya akan terjadi konflik demikian sebaliknya….. lebih baik madura di transmigrasikan ke suatu daerah yang tak pernah dijamah manusia contohnya …. jurasic park … he he he ..

    sory bang poltak….. salam damai dah…

    Comment by widya — May 22, 2009 @ 6:15 am

  154. Astaga, sedih sekali membaca sekian banyak komentar yang ada.
    Saling caci, saling hasut, saling tuduh.
    Saya sudah tinggal di Kalimantan lebih dari 10 tahun.
    Saya memiliki teman dari berbagai suku, Melayu, Dayak, China, Jawa, Batak dll. Thanks God.
    Inilah kekayaan kita. Harta pusaka kita. Hidup dalam keberagaman suku dan budaya.
    Apalah gunanya hidup kalau kita hanya terkotak-kotak dalam fanatisme suku?
    Tidakkah hidup menjadi lebih indah ketika kita mengenal suku dan budaya orang lain.
    kita bisa bergaul, tukar pikiran, dan saling menolong serta saling menghargai.
    Marilah kita berpikir maju ke depan, apa yang akan kita tinggalkan buat anak cucu kita nanti.
    Satu kebaikan yang telah kita perbuat, tentu ada faidahnya.
    Satu pohon yang kita tanam, akan kembali menghijaukan Kalimantan.
    Bersatulah saudaraku, hiduplah penuh cinta dan damai.

    Comment by Playboy — May 23, 2009 @ 3:10 am

  155. sampean lupa tdk menyebutkan teman dari madura… gak usah sedih lah , semangat dah.. !!!
    sebenarnya kalau madura mau sadar bahwa madura itu pendatang dan mau menghormati orang pribumi tentunya smua akan baik-2 saja… orang kalimantan baik-2 karna aku pernah kerja disana cari batu mulia, malah tiap kali sering dipalak ama madura tapi ya untung … kita berani lawan …, emang brengsek lah rata-2.

    aku dukung komentar No. 154 bersatu dan hidup penuh cinta damai… TAPI APA MADURA BISA DENGAN KARAKTERNYA YANG KERAS,NARSIS DAN URAKAN gak sadar kali ye …. moga sadar.

    Comment by wong jowo — May 23, 2009 @ 7:35 am

  156. jangan salahkan madura trus..yang disalahkan itu individu nya,kasian orang madura yang baik2,mereka ga tau kalau mereka lahir sebagai org madura namanya manusia ada yang baik ada juga yang jahat.seperti kami org dayak ada yang jdi preman dikampung ada juga jadi org yg berguna bagi keluarga.,tapi kalo kami org dayak tidak berani jdi preman di tempat org,itu sudah bawaan dari nenek moyang yang mengajarkan tidak boleh sembarangan buat masalah.saya juga membaca komentar kalau org dayak itu pengecut beraninya perang di kalimantan aja.memang kami brani berperang di kalimantan karena itu tempat kami hidup,untuk apa kami berperang di pulau lain sedangkan kami tidak senag buat masalah di daerah lain.kami menghormati siapa saja,karena nenek moyang kami sudah meraSAkan bagaimana rasa nya hidup bila tidak saling menghargai,mreka dulu saling mengayau atau saling membunuh dan memotong leher lawannya.saling balas dendam.tapi nenek moyang kami sadar kalau mengayau itu tidak manusiawi.mreka tinggalkan adat itu,padahal mengayau itu sangat penting jaman dulu bagi mreka.puluhan tahun adat mengayau telah ditingalkan,tapi mengapa hal itu muncul kembali di sampit..?itu membuat org dayak kembali lagi dijaman dulu..bagi masyarakat indonesia tolong adat kami dihormati..adat kami dengan suku lain sama saja smua mengajarkan ke hal yang baik.adat yang tidak baik kami tingalkan,yg positif kami pegang teguh….

    Comment by paedidi — May 23, 2009 @ 8:52 am

  157. Jangan main carok seenaknya, lupakan budaya itu mulai sekarang dan buang jauh2, pasti kita akan hidup dengan damai.

    Comment by Dede — May 23, 2009 @ 2:13 pm

  158. selagi ada madura jangan ngomong sembarangan ya. madura seorang pengusaha yg sukses bukan kayak suku lain taunya tidur aja

    Comment by kampak — May 24, 2009 @ 5:14 am

  159. carok tak akan pernah hilang dari tradisi madura. ini adalah hak madura. madura tanpa carok pasti akan di tindas. bagi dayak, kamu adalah pemenang, tapi ingat madura mempunya serangan hendap yg akan mengambil kepala kamu dari belakang. madura ngak akan pernah takut ama siapa. kalah depan ada belakang. madura ngak akan makek pistol. hanya dgn cluritlah yg akan memenggal kepala yg nantang madura. semangat lah madura

    Comment by kampak — May 24, 2009 @ 5:20 am

  160. heh, sy orang jawa, tp dilihat dari silsilah keluarga,
    sy ada darah madura, ada pula darah dayak
    sama2 melebur jadi satu dalam satu tubuh
    gak semua madura brengsek, meski banyak yg brengsek, he2x
    bt orang dayak, sabar bro…..
    tp emang sabar ada batasnya kok….
    saya sering ke pulau madura (jaman sma dl) orangnya emang baek2, gak seperti gambaran orang2
    tp pas ketemu orang2 madura yg d sby, saya jg tau banyak yg brengsek n sok-sokan

    ttd:
    arek sidoarjo yg merantau ke bumi leluhur d pontianak.

    Comment by peace — May 27, 2009 @ 1:30 am

  161. Buat Nomor 160 setuju atas komentar anda, dan yang contoh Madura brengsek dan sok-sokan itu yaitu seperti Kampak (Nomor 158 dan 159).

    Comment by Wong Jowo — May 27, 2009 @ 9:10 am

  162. Madura jancukkan.. gathel…asu… , begitulah madura pengecut bisanya ngendap dari belakang, berhadapan langsung pun beraninya keroyokan…. , bangsat kumuh itu mintanya dibumi hanguskan dari muka bumi…….
    kalau kalah didepan main belakang… emangnya gay yang suka main bokong….alias sodomi. yah begitulah madura
    gak sekolah…. suksespun karna sampah … makanya nuraninya sekotor sampah…. ngaca donk …. dimana madura berada selalu ada masalah… dibetawi, solo, kalimantan, jakarta , surabaya, di ujung bumi sampai bawah selokan… selalu bikin masalah…., kalau berani jantan datang loe ke Markas P.E.I. belakang pelatihan anjing Pelacak Medaeng…. bangsat asu….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Comment by cah jowo — May 28, 2009 @ 3:45 am

  163. madura you fack

    Comment by gusde — May 28, 2009 @ 5:43 am

  164. sepertinya “kampak” bukan orang madura, kalaupun orang madura, pasti termasuk yang brengsek dan sok2an, setauku orang madura g seperti itu.

    Comment by peace — May 28, 2009 @ 8:19 am

  165. sebenarnya klu dipikir suku dayak hampir sama modelnya dngn nias atau bahkan batak toba,terus terang pada zaman dulu orang batak toba mau makan orang,khusus nya rajanya yang disebut padoha,itu makanya cocok orang batak tinggal dikalimantan karena adatnya yg hampir sama contohnya mindahkan tulang2 saudaranya,bahkan adat istiadat garis keturunan,dan sama tidak penghuni asli Indonesia dan sama2 suku yg tertekan pada zaman orde baru,hidup dayak dan batak,

    Comment by reno — May 29, 2009 @ 3:09 am

  166. oh ya orang dayak dan batak punya gitar tradisional,klu org batak disebut hasapi klu org dayak apa ya?he he klu dayak ngayau maka batak adatnya lebih ekstrim membunuh hewan dgn cara motong lehernya tapi gak sampe putus lalu dibiarkan gelepar2 baru darahnya diminum sangar gak?maka buat orang madura hormati suku yg ada di indonesia,sebenar nya org madura itu org pekerja keras sebuah contoh yg bagus buat Indonesia ,saya pikir madura sangat tepat di kalimantan yang penting menurut saya sosialisasi dan kemauan bergabung,ataupun perkawinan dgn warga setempat,jgn dibawakan sifat keislaman yg keras seolah2 anti sama suku yg punya kebiasaan yg mungkin bertentangan dgn agama islam dan org dayak pun klu hanya berharap pada alam ataupun sistem adat aja tanpa mikir kemajuan maka,kita org indonesia biasa di jajah, karna hidup bukan hanya makan dan minum,tapi juga pengetahuan,harga diri,dan berpikir cara modern tanpa harus meninggal kan adat,karna tanpa adat kita tak punya jati diri.bkn mengajari ya maaf

    Comment by reno — May 29, 2009 @ 3:37 am

  167. oh ya orang dayak dan batak punya gitar tradisional,klu org batak disebut hasapi klu org dayak apa ya?he he klu dayak ngayau maka batak adatnya lebih ekstrim membunuh hewan dgn cara motong lehernya tapi gak sampe putus lalu dibiarkan gelepar2 baru darahnya diminum sangar gak?maka buat orang madura hormati suku yg ada di indonesia,sebenar nya org madura itu org pekerja keras sebuah contoh yg bagus buat Indonesia ,saya pikir madura sangat tepat di kalimantan yang penting menurut saya sosialisasi dan kemauan bergabung,ataupun perkawinan dgn warga setempat,jgn dibawakan sifat keislaman yg keras seolah2 anti sama suku yg punya kebiasaan yg mungkin bertentangan dgn agama islam dan org dayak pun klu hanya berharap pada alam ataupun sistem adat aja tanpa mikir kemajuan maka,kita org indonesia biasa di jajah, karna hidup bukan hanya makan dan minum,tapi juga pengetahuan,harga diri,dan berpikir cara modern tanpa harus meninggal kan adat,karna tanpa adat kita tak punya jati diri.bkn mengajari ya maaf

    Comment by poltak — May 29, 2009 @ 3:47 am

  168. madura memang pekerja keras, rajin,dan ulet. tapi tolong kalau bekerja jangan menghalal kan segala sesuatu tau batasan mana yang baik untuk diri sendiri maupun orang lain….

    Comment by ll — May 30, 2009 @ 2:35 am

  169. Tuhan saja yang maha pengasih dan penyayang akan menghukum manusia ciptaanNya sendiri bila melanggar segala aturan yang telah di buat, apalagi Dayak yang hanya manusia biasa akan membinasakan siapa saja yang tidak menghargai adat nya..Dayak hanya minta dihargai saja,ga perlu dikasih nasi,pakaian,atau mobil atau segala materi yang ada di dunia ini..kalau anda semua beragama pasti ada ajaran yang mengajarkan untuk saling menghargai.

    Comment by segah — May 30, 2009 @ 2:43 am

  170. buat aldo bragi di no 142 mungkin anda adalah katak dalam tempurung,saya mohon keluarlah dari tempurung dan coba berbaur di dunia luar,Tuhan menciptakan dunia ini untuk kita jadi berbaurlah dengan kami manusia yang ada ini.jangan minder atau malu-malu pada manusia lainnya..ngerti ngga??

    Comment by daykal — May 31, 2009 @ 2:38 am

  171. teman saya ada yang sekarang kerja di kalimantan, kayaknya dia baik2 saja tuh, akur2 aja sama suku dayak.

    saya juga punya temen orang madura, tapi perilakunya baik juga ke orang2 laen.

    sudahlah, itu semua kan sudah berlalu, lebih baik nggak usah diperdebatkan lagi

    biar lebih sip, mending tiap2 orang nggak usah bikin masalah di tempat orang laen, sebagai warga pendatang, hormatilah warga asli

    saya sekarang tinggal di wilayah sunda + betawi, orang2nya juga baik2

    hidup Indonesiaku!!!

    Comment by andyan — June 1, 2009 @ 8:22 am

  172. ya itu memang kepala beneran, gambar n vidio yg lebih kejam dari ini saya pernah melihatnya, ketika itu sy brada di riau. sy melihat video rekaman dr sebuah hp teman saya. darah kepala kaki tangan anak2 orang dewasa bnyak yang mati sampai bayi pun di bunuh menggunakan tombak. sy melihat dlm rekaman tersebut, seorang dayak mengejar madura mencincang tangan dan sluruh tubuhnya di depan polisi. polisi tersebut tak bisa berbuat apa2. tapi menurut cerita dari orang dayak kawan saya itu. mereka melakukan itu dngan keadaan tidak sadar, karna mereka sudah di beri mantra n membuat ritual dengan kepala suku mereka. masuk akal juaga apa yang di katakan oleh kawan saya itu, karna sekejam apapun manusia pasti ada hati nurani jga, tapi kalau sampai manusia itu membunuh bayi yang tdk berdusa dngan tombak atau apaun saya yakin itu bukan manusia lagi namanya. satu lagi pengankuan dr orang dayak kwn sy itu n ada juga teman sy yng pernah bkrja di kalimantan, ketika kejadian itu orang dyak tdk ada yg mengganggu suku lain hanya orang madura sahaja yang di buru, ketika itu teman ay ada di dlm sbuah bas dan mendadak bas itu berhenti orangkalimantan itu masuk dan dengan mencium bau dngan menggunakan hidungnya,m ia blh mengetahui ada kalu ada orang madura n ia langsung memenggal kepala orang madura tersebut.

    Comment by joy — June 5, 2009 @ 5:23 am

  173. Saya orang Dayak dan tinggal di Sampit, semoga kejadian itu tidak terulang lagi dan terakhir ditempat kami,kami juga ingin hidup damai dan tentram sama seperti suku2 yang lain, kami juga punya anak, istri, saudara, ayah, ibu dll yang perlu kami jaga. Betapa sengsara dan sedihnya jika mengenang kejadian itu lepas dari siapa yang benar dan salah.Semoga kita selalu hidup rukun.

    Comment by Peteng — June 6, 2009 @ 2:27 pm

  174. sewaktu terjadi pembantaian orang madura oleh suku dayak, saya lagi di Jepang, foto di atas sempat muncul juga foto-foto sadis lainnya, saya amat sangat malu, karena waktu itu nontonnya di guest house rame-rame sama bangsa lain. Naudzubillah…

    Comment by Umar Bakrie — June 8, 2009 @ 11:51 am

  175. orang dayak memang jahanam
    mereka pantas dijajah
    mereka harus menebus dosa mereka dengan berperang melawan malaysia
    saya ingin melihat suku biadab ini mati ditangan orang dayak di sarawak
    biar mereka mampus berperang sesama dayak
    pasti jadi tontonan yang seru tuh
    dasar anjiiiiiiiiiiiiiing!!!!
    babi
    kanibal
    setan lu dayak
    kalo orang indonesia divoting 10000000% bakal bilang dayak itu kejam

    kalian bangsa yang harus segera punah
    liat jumlah suku kalian ngga ada apa-apa nya
    paling kayak satu kecamatan di jawa
    jangan belagu ya
    hargai hukum
    indonesia negara hukum mas

    Comment by wong jowo — June 9, 2009 @ 1:44 pm

  176. jangan heran kalo kalian kehilangan anggota keluarga di pulau jawa
    kami bakal razia
    begitu dapet
    kalo cewe diperkosa baru dimutilasi
    kalo cowo disiksa, dimutilasi trus mayatnya dicemplungin ke kali
    biar tau rasa lu dayak anjing!!!

    Comment by wong jowo — June 9, 2009 @ 1:46 pm

  177. Udah… jangan diterusin.. gak ada gunanya. Orang Madura juga udah diterima dengan baik oleh orang Dayak di Kalimantan. Istilahnya udah dimaafkan.. Ayolah jangan berpikiran dangkal gitu, mau balas dendam segala. Kalo gini mulu kapan indonesia mau maju. Saya percaya pada tiap suku bangsa di Indonesia pasti ada kelebihan dan ada kekurangan. Marilah kita saling menghargai dan menghormati sehingga bisa bekerja sama membangun Indonesia jaya. Amin.

    Comment by Ikhwan Jogja — June 11, 2009 @ 3:43 am

  178. buat no 175, wah dendam nggak kesampaian nich, ngomong2 yang diphoto itu kepala saudara mu ya?

    Comment by wong jowo — June 11, 2009 @ 8:53 pm

  179. tanggapan buat no 175, jumlah suku Dayak memang benar kaya jumlah satu kecamatan di Jawa, tapi kok bisa ngancurin Madura yang katanya sakti mandraguna dengan mudah sekali????????????????

    Comment by uloh Itah — June 11, 2009 @ 9:04 pm

  180. buat nomer 179

    cepat atau lambat kalian pasti kalah
    ingat jumlah suku kalian semakin berkurang
    karena mereka lebih seneng dientotin wong jowo daripada suku kamu sendiri
    haha
    saya juga sekarang menikah ama cewe dayak
    enak banget tempiknya
    kalo udah bosen tak ceraiin aaah
    dasar suku binatang

    kalian kira cuma madura yg benci ama kalian
    semua orang di indonesia kalo divoting
    99,9% benci bgt ama perilaku buas dan kejam

    semoga kalian suku jahanam cepat insyaf
    ayo ganyang malaysia sana
    kalian pantas mati untuk negara daripada membunuh saudara sebangsa
    negara ini puas banget kalo ngeliat kalian mati ngebunuh orang dayak di sarawak
    biar mampus lu saling bunuh
    takdir kalian melayani bangsa dan mati untuk membunuh musuh negara

    Comment by wong jowo — June 12, 2009 @ 12:23 pm

  181. buat 180, kw orang2 yg mnghancurkan negara, sifat propokasi kaw tu macam tai, satu si2 kw hina dayak, satu si2 kw hina madura. tai anjing kw bangsat. nama aku dixta, aku mahasiswa tambang di trisakti jakarta, aku dayak iban asli asal kalbar, aku tinggal di apertemen merah jakarta selatan, kw tnya aj yang mana nma nya dixta kalbar, aku jilat darah kw boy, saudara aku dayak n madura, jgan mudah terprofokasi karna bnyak sx anjing kyak 180 ni.jgan bwa nama suku, skarang msalah aku sama kw aja. binatang kw, penghasut kyak kw tu bgus nya di bkar hidup2, duel aja kita b2, babi anjing laknat kw, kita lihat siapa kita yg dluan mati setelah ini. aku tau alamat kw di serubaya, tu pun law kau pnya nyali buat sebutin yang benar. buat yg laen, lhat 143 dan 180. msih bnyak lg.

    Comment by dikta erlangga — June 12, 2009 @ 3:18 pm

  182. untuk 181 anda tidak perlu marah dengan suku2 lain yang muak dengan kelakuan suku binatang kayak kalian
    anda harus terima kenyataan
    suku anda manusia rendahan dan berperilaku seperti binatang
    kalo gw pengen pura2 setuju ama perbuatan kalian yang kejam juga bisa
    tapi gw mau jujur suku kamu memang bajingan kalo berani perang disini
    berani ga lu??
    tinggal&kuliah di tanah orang lu sok jago
    banyak disini temen2 gw yang najis ma tingkah sukumu itu
    suku anjing,kampret lu punya mulut ga bisa sopan santun apa
    belajar donk dari orang jawa gimana caranya tatakrama
    jangan budaya primitif anjing
    gw juga punya cewe orang dayak disini,dari sanggau katanya
    ternyata suku lu enak banget cewe2nya
    puas banget gw ngentotin cewe dayak,perawan dan gampang diboongin
    hahaha
    nasib suku sampeyan emang buat dijajah

    KALO KALIAN PENGEN DIHARGAI
    HARGAI DULU SUKU2 PENDATANG DI KALIMANTAN
    CAM KAN ITU ANJING

    ubahlah sikap suku kalian yang arogan
    kalian seharusnya berterimakasih pada suku pendatang yang menghormati kalian
    jangan banyak protes kalo ada transmigrasi
    ingat akan ada azab untuk bangsa pembunuh
    kamu lihat suku indian di amerika
    mereka akhirnya punah karena kebiadaban mereka pada bangsa eropa
    kalian juga akan seperti itu
    terima takdir mas
    emang di depan orang dayak gw ga berani takut kalian nanti tersinggung
    haha
    kalian ini aneh dibilangin,dinasehati malah marah2
    bukannya taubat

    tenang aja mas nanti cewe2 suku kamu
    kami entotin bila perlu hamilin sekalian
    nikmaaaaaaaaaaaaaaaat banget
    puas gw daripada kelahi
    mending kelahi ma cewenya
    alias ngentot
    kasiaaaan deh lu
    tenang kalo udah habis tu cewe gw balikin
    siap2 aja lu jadi bapak dari anaknya

    Comment by riki — June 13, 2009 @ 5:16 am

  183. buat 181
    sabar kang
    nanti kami intai akang
    kami ngga suka main depan lebih asyik main belakang
    liat aja ya
    jangan nyesel kalo anda kehilangan nyawa
    paling2 lo pake alamat orang
    cemen banget sih jadi orang
    beraninya di kalimantan doang
    disini lo mampus dikeroyok orang
    dasar kafir

    Comment by asep — June 13, 2009 @ 5:27 am

  184. Jangan banyak komentar, Madura bikin ribut lenyapkan dari Kalimantan, Madura bikin ribut di Jakarta, Solo, Jawa, sumatera dsb terserah yg pasti kelakuan suku itu sdh kita semua tau

    Comment by Jhon — June 14, 2009 @ 12:35 am

  185. Madura lagi, madura lagi, dimana-mana bikin rusuh sampai2 di internet aja bikin rusuh, ini manusia apa binatang ya?

    Comment by Wong solo — June 14, 2009 @ 7:31 am

  186. saya sangat setuju dengan komentar 182 dan 183
    bangsa kanibal memang harus dibasmi
    mereka adalah beban bagi negara
    sampah dan penghambat pembangunan
    selama ada orang dayak di kalimantan
    kalimantan tidak akan pernah damai
    kalian suku kanibal pergi ke papua aja
    kalian bukan suku asli tapi pendatang juga
    nenek moyang kalian dari tiongkok

    seharusnya kalian mengabdi dan berbakti pada negara
    misalnya berperang melawan malaysia
    dan maju di barisan depan
    saya benar2 ingin melihat keberanian kalian berperang melawan negara yang sudah mengganggu kedaulatan NKRI
    semoga binatang buas seperti kalian bisa bermanfaat bagi negara

    Comment by adrian panjaitan — June 14, 2009 @ 9:53 am

  187. kenapa anak anjing dan kucing sering berkelahi?jawab nya karena masih anan-anak, begitu pun yang berkomentar di sini yang saling menghina, menghasut, dan merendahkan karena mereka masih anak-anak, pikiran nya belum dewasa, belum tau mana yang pantas di katakan atau yang tidak pantas, belum lulus mata pelajaran PPKN dan BUDI PEKERTI..sebaiknya sekolah dulu kalian semua, Dayak sama Madura udah santai2 karena sudah akur, malah kalian yang bersitegang..BODOHHH…..

    Comment by cacing — June 16, 2009 @ 8:22 am

  188. Buat no 186 nggak usah bawa nama orang batak bung karena gaya penulisan mu itu saya tau kamu itu sama dengan no 182 dan 183, kami ini bersahabat dengan suku dayak, lebih baik kamu ke Kalimantan aja dari pada menghasut begitu lihat kenyataan disana bung saya lebih tau karena orang tua saya tugas di kalimantan tengah, semua orang tau suku dayak itu ramah2 dan bersahabat. Tidak usah ngucapin kata kotor gitu karena itu cermin dari kelakuan penulis sendiri. HORAS

    Comment by Evod Parlindungan — June 16, 2009 @ 10:17 am

  189. no 186 , kamu sudah hina suku orang pakai nama-nama batak lg, kini hina suku kami Papua dasar goblok, penghasut dan pengencut.

    Comment by Putra Papua — June 16, 2009 @ 10:44 am

  190. Saya ingin Indonesia damai dan sejahtera. . .
    Mari kita semua bersatu tanpa harus membeda-bedakan suku, agama, ras, dan antar golongan. . .

    Kita semua adalah satu, karena kita INDONESIA. . . ! ! !

    Comment by Dwen — June 17, 2009 @ 3:00 am

  191. ya Tuhan betapa hina nya kami menjadi anak-anak Dayak, setiap manusia sudah memberi cap yang sangat hina pada kami..apakah kami harus menyalahkan Mu ya Tuhan? kami tidak tau sudah lahir menjadi Dayak di dunia ini. Nenek moyang kami sudah berusaha untuk menjadi seperti manusia biasa ya Tuhan, mereka tinggal kan budaya kekerasan, seperti memakan manusia dan mengayau. semua itu mereka lakukan karena mereka sadar hal tersebut tidak baik karena kami juga manusia ciptaan Mu ya Tuhan. kami sudah lelah menampung segala hinaan ini, lelah sekali. kami berusaha hidup baik-baik di Kalimantan dan tidak mau mengganggu hidup suku lainnya. ampunilah saudara-saudara yang telah merendahkan kami ya Tuhan buka akal sehat mereka agar mereka bisa tau bagaimana tidak enaknya jadi Dayak. ampuni dosa kami semua ya Tuhan, bila Engkau mengambil nyawa ini jangan buang kami ke api neraka ya Tuhan, dudukkan lah kami di surga Mu ya Tuhan kami…………….

    Comment by susah — June 17, 2009 @ 4:52 pm

  192. Monggo kito sedoyo tansah sabar sadar ikhlas lan narimo. bonso meduro memang jancukan ….. mboten usah susah nggih….. kita tunggu aja kalau ada kerusuhan di Surabaya, kita akan sikat ramai ramai orang madura yang brengsek kemproh, kotor, kumuh itu….. bantai saja bangsa kere itu….. tapi ingat tempiknya madura itu lebih enak karna terkenal dengan jamu rapet seret wangi…. kita perkosa aja cewek cewek nya ….. pasti legit cuman aja baunya masak ampun bau besi ama rongsokan … karna tiap hari memang kerjanya kemproh….

    tunggu aja tanggal mainnya…. smoga cepat terjadi pembantaian madura lagi …. disurabaya……
    hehehehehe….. dah gak tahan nich….. hehehehehehe

    Comment by Wong jowo asli — June 18, 2009 @ 5:53 am

  193. sedih deh jdi Dayak..direndahkan terus, tapi aku bersyukur dilahirkan sebagai Dayak, Tuhan sudah memberikan yang terbaik bagi kami..emank Dayak bodoh, jarang skali menjadi org penting dalam negara ini, tapi apakah ada Dayak yg menjadi peminta2, pengemis, dan gembel?? maaf klo kata2 ku agak kasar, ini semua ku tulis agar ada saling pengertian antara kita sebagai manusia yg hidup di Indonesia tercinta ini..thankkssss

    Comment by amai — June 18, 2009 @ 1:49 pm

  194. yg sebenarnya jahanam itu siapa sih..???melihat dr komentar yang ada sepertinya Dayak betul-betul direndahkan dikatakan binatang, kanibal dll.padahal mereka manusia juga,,jadi kita bisa tau yg sebenarnya org jahat itu siapa.bagi para pembaca yg bijak kita akan tau sendiri manusia yg punya agama, berbeda dgn manusia yg cuma beragama di KTP…org yg kata2nya kasar dan kotor itu menandakan hatinya masih dihuni oleh iblis, ayo kita dalami ajaran agama kita masing2 untuk menyejukkan jiwa yang fana ini..hati yg panas karena terkena panasnya api neraka, siramlah api tersebut dengan kasih dan rasa taqwa pada Tuhan..

    Comment by ake — June 19, 2009 @ 4:23 am

  195. dayak di lawan……eku dayak loh dayak kalbar…tapi kasian juga..mudah2an aja jangan terjadi lagi oke

    Comment by apang — June 21, 2009 @ 4:05 am

  196. Salam sejahtera, pada saudara/i sekalian, pada dasarnya kita hidup di dunia ini jgnlah anggap enteng, karena hidup ini hampa, dan dunia ini hanyalah mimpi, kita ini adalah roh yg mimpi, dan sewaktu-waktu kita akan plg ke alam baka. Alam baka adalah asli dunia kita. Hiduplah dgn damai di dunia mimpi ini, jgnlah menghasut, menjelekan org dll, karena suatu saat kita akan pulang ke alam baka, roh kita yg asli akan berkumpul di suatu istana, yg penuh dgn lilin, dalam situ, tidak ada pandang bulu.

    Comment by Teddy — June 21, 2009 @ 1:58 pm

  197. suku jahanam
    udah ngebunuh tapi ngga insyaf2
    untung kalian ngga bermasalah ama orang sunda
    kalian suku kanibal bakal dibabat habis
    awas jangan pernah datang ke bumi parahyangan
    haram nerima binatang berwujud manusia
    ingat dengan sikap kalian yang ngga tau sopan santun
    gampang marah,suka berperang
    banyak suku lain yang akan jadi korban
    tolong tinggalkan kalimantan
    nenek moyang kalian orang tionghoa
    pergi sana ke cina
    kalian bukan suku asli tapi sok jago
    kalian kira suku kalian aja yg boleh tinggal di kalimantan??

    nanti kalian rasakan tinggal di bawah jembatan kalo kami udah ngedapetin
    tanah kalian.
    biar gantian ngerasain susahnya hidup di pulau jawa.
    modar sia kehed anjing goblok!!
    jelema kafir!!

    Comment by si kabayan — June 22, 2009 @ 1:11 pm

  198. buat no 197 anda yg harus insyaf dri hati yg panas, ingat walau pun kamu menganggap diri mu lebih baik dari dayak tapi kata2 mu mencermin kan siapa diri mu yg sebenarnya, kami dayak sudah mencoba bertobat dengan belajar agama baik Islam maupun Kristen..tapi masih saja kami dikatakan biadab,kafir,jahanam dll..siapa yg tahan dikatain trus,dipojokkan terus ya udah.kesabaran kami hilang terjadi hal yg tak diinginkan. mank kalimantan bukan milik kami, kami tau kami hanya titipan di dunia ini, suatu saat kami akan mati.kalian pun begitu akan mati juga,.

    Comment by hutan kalimantan — June 22, 2009 @ 2:35 pm

  199. buat 197 loh kok menyamar jadi orang sunda lagi, kemarin jadi batak, jawa dsb, emangnya orang mau diadu domba gitu, mendingan tidur aja bung?!

    Comment by edi — June 23, 2009 @ 3:08 pm

  200. dengarkanlah doa ku ya Tuhan dan berilah telinga kepada teriak ku minta tolong janganlah berdiam diri melihat air mata ku sebab aku menumpang pada Mu, aku pendatang seperti semua nenek moyang ku, alihkanlah pandangan Mu dari pada ku supaya aku bersukacita sebelum aku pergi dan tidak ada lagi……

    Comment by anak dayak — June 24, 2009 @ 1:58 am

  201. dari 200 komentar diatas setelah dipersenkan ternyata 90 % tidak suka dengan suku M dan 10 % tidak suka suku D, itulah kenyataannya?!!

    Comment by Netral — June 25, 2009 @ 11:23 am

  202. untuk saudara2 madura kami dri dayak di kalimantan mohon maaf yg sebesar-besarnya karena sudah membuat kalian sedih karena kehilangan keluarga di kalimantan. sekarang kami harap saudara2 mau kembali bersama kami lagi, hidup bersama2 lagi tanpa ada nya amarah dan benci di antara kita..tangan kami terbuka utk menerima kalian lagi, dngan syarat menjaga keharmonisan sesuai aturan yang berlaku di masyarakat. mari kita saling menghargai agar hidup ini selalu damai. sekali lagi maafkan kami, yg berlalu biarkan lah belalu,sekarang aturlah hidup kita untuk masa depan kita bersama…….

    Comment by dayak man — June 25, 2009 @ 1:43 pm

  203. haha2 serius boleh tapi jangan panas… kita cuma bisa ngomong aja tapi jika dalam situasi yang sama bagaimana? semua yang terjadi ada alasan. perang terjadi pun karena ada alasan kuat buat terjadi. so… kalo ada perbedaan di mana aja kita harus bisa cari jalan keluar yang bijaksana. kalo perlu panggil dalai lama aja… gimana???

    Comment by nyai lamiang — June 26, 2009 @ 6:12 am

  204. hai kawan saya adalah orang batak terus terang akhir2 ini saya senang mempelajari budaya dayak,dan saya sangat senang lagu rambune tapi saya tidak tahu liriknya jadi saya minta tolong tulis dong liriknya,oh ya dimana boleh tau jual lagu dayak di sumut atau ada gak orang dayak di sumatera utara,please donk,oh ya arti rambune apa sih artinya katanya gadis cantik ya,oh ya email saya franca.interfc@yahoo.com.semoga kita satu amin

    Comment by poltak — June 28, 2009 @ 10:33 am

  205. semoga media ini digunakan utk saling berbagi,bukan utk saling menjatuhkan……..

    Comment by mantap — June 28, 2009 @ 4:05 pm

  206. Nggak semua dayak beringas dan barbar, nggak semua madura belaga kaya preman. aku orang jawa yg tinggal 20th di kalimantan barat. Alhamdulilah di pontianak aku punya banyak temen, dari suku dan ras yg berbeda.[Temanku** yg bersuku Madura]sangat menghargai Agama mereka, mereka sangat tekun dalam ibadah… hanya saja ingat sebait kalimat di dalam Al’QURAN Habdluminan’nas HabdluminAllah karna dari kata tersebut disimpulkan jagalah hubungan baik antara kamu dan sesama sebelum kamu ingat dengan Allah…. kurang lebih seperti itu. ^^ bukan bermaksud menggurui, [Temen** ku yg bersuku dayak] yg kukenal sangat baik dan pengertian… mereka gak pernah mengagap pendatang (Jawa) seperti ku ada lah tamu yg hanya numpang dan tak berhak hidup di Borneo, mereka senang jika ada pendatang yg datang dari mana pun jua. mungkin benar apa yg di katakan teman 2 kita suku dayak yg berkomentar di atas, mereka hanya mempertahankan hak mereka, mereka ga mau di tindas, mereka ga mau di sakiti… dan benar juga apa kata pepatah yg mengatakan “dimana bumi di pijak disitu langit dijunjung” ku rasa semua ini hanyalah peringatan dari Tuhan kita masing** karna setiap perbuatan yg pernah kita lakukan akan mendapat pembalasan darinya… dan percayalah!! cepat atau lambat itu akan terjadi.mari bersama.. kita renungkan sejenak, hikmah dari peristiwa lampau, karna kesempurnaan hanya milik Tuhan. YA Allah, Ya Tuhan kami, kami berlindung padaMu karna sesunggahnya kami adalah hambamu yg tak luput dari salah dan dosa… kami ingkar akan kebesaranmu, Maafkan kami. AMIN

    Comment by Peace and love 4ever — June 29, 2009 @ 1:32 am

  207. jdi i le mun ewn madura kau nah are auh a i
    dy kahaxi keya mun supa itah dayak,cuba bey payah intu sampit leka q tuh
    tun ti are auh a,mun diya bapuntung uyata te mun are lecaka!!

    Comment by oloh mamut — June 29, 2009 @ 3:05 pm

  208. ya saya akui mgkin banyak kesalahan yg di lakukan orang madura kepada suku anda, dan saya mau tanya…

    Sebelum suku kalian melakukan hal sekeji itu, apakah suku madura lebih melakukan tindakan apa yg telah suku kalian lakukan,..
    saya rasa TIDAK..
    Saya rasa dulu suku Kalimantan itu suku yg berwibawa, Berpendidikan, Dan memiliki hati nurani,, Ternyata saya salah…
    Apakah anda Umat beragama, Sejauh mana pendidikan agama anda, Siapa tuhan ANda, Adakah neraka di agama anda, Bagai mana Perasaan anda Apabila KEpala saudara anda yg di perlakukan seperti Itu,,
    Apakah anda salah satu keturunan Firaun,..
    Astagfirloh Hal_adzim… Alloh Swt. Akan membalas suku anda di Akhir Nanti..
    MOhon lah ampun Pada nya..

    By, Saudara Anda ( Banjar masin )
    Lokasi : Palembang Sum_sel
    01_07_2009

    Comment by wawan — July 1, 2009 @ 3:17 am

  209. toex.. 208, suku madura bangsat!!!! …..

    ketahuilah ….. yang namanya bangsat tetap bangsat… Aku juga punya Tuhan dan agama saya sangat puas bisa memenggal kepala madura….. jancukan… gathel….. moga aja kita bisa ketemu biar tak penggal sekali kepala mu…. cuk jancuk……

    Comment by jowo ten Banjar — July 1, 2009 @ 6:24 am

  210. kapan selesainya pertengkaran,udah deh kami mnta maaf atas kejadian yg lalu mau diapain lagi udah terjadi kok..sekarang kita bisa tau menghormati org lain,kita tak mau bagaimana bila kita tak dihargai org lain…………..

    Comment by ais — July 1, 2009 @ 2:48 pm

  211. akan no 210
    ikau ela panamam arep mu!!!
    buhen diya pas kajadian andau te ikau hamauh kalate bentuk ike tuh!!
    tawam lh le petak danum ikei kau duan ewn kacong kua minjam i tpi narai limbah te palus hndak ndua!.ikau te hamauh kalate awi huang hetuh i bahaxi,cuba mun ikau puna tamam nyewut leka mu masan akan q hakumbang auh?

    Comment by oloh mamut — July 3, 2009 @ 5:13 pm

  212. ngomong apa mas??ga ngerti…ada bahasa indonesia resmi bahasa nasional utk mempersatukan kita bangsa indonesia yg berbeda-beda ini…anda suku apa mas?kalo madura saya minta maaf kalo dayak saya ni juga dayak…..

    Comment by ais — July 4, 2009 @ 2:37 pm

  213. suku dayak tidak boleh dihina nanti bisa perang
    kita sebagai suku pendatang harus menghargai mereka
    walaupun mereka itu biadab,mereka tetap saudara sebangsa setanah air
    semoga dayak cepat insyaf.

    binatang tidak boleh dilawan secara fisik tapi pake otak
    kita jelas lebih cerdik dari mereka
    saya sangat bahagia hidup di kalimantan
    bisa dapet istri cantik,tanah yang luas dan bergaul dengan orang2 dayak yang polos dan gampang ditipu.
    saya berharap kita bangsa pendatang terutama halak kita semakin bersatu.
    dayak bukan suku asli kalimantan, kaliamntan lebih pantas dikuasai oleh bangsa pendatang daripada binatang kejam yang tidak terdidik,suku preman,bahasa yang kasar,cepat marah,suku berkelahi dan kesukuan.

    bagi orang batak silakan kunjungi situs kita tercinta:
    http://www.halakkita-batak.com

    bagi orang dayak kalian harus bisa menghargai bangsa pendatang.
    Tuhan pasti akan mengampuni dosa kalian.
    walaupun istri saya orang dayak bukan berarti saya bisa menganggap perbuatan kalian yang memenggal kepala orang itu sebagai perbuatan terpuji.
    terus terang saya sebenarnya jijik punya istri&mertua dari suku kanibal.
    tapi mau bagaimana lagi ini saya lakukan demi keluarga saya supaya mereka bisa tinggal dan menetap di kalimantan, karena tanah di kalimantan sangat luas.

    salam damai.
    HORAS!!

    Comment by ramon sitanggang — July 5, 2009 @ 12:23 pm

  214. Kemaren2 nya kemana aja boss kok sekarang bru jijik,,

    Comment by peotra borneo — July 8, 2009 @ 5:36 pm

  215. utk no 213 jgn munafik mas, kami tau kalimantan bukan milik kami..kami sudah mencoba insyaf mas, dayak sudah punya agama..kami sudah menerima siapa saja yg datang ke kalimantan lihat kalimantan sudah hancur hutan nya tambang di mana-mana,kami biarkan,biarlah bumi kita hancur karena kiamat sudah dekat.kami tidak akan memenggal kepala org sembarangan,kami tidak makan org sembarangan.sebenarnya kami selalu mau bergaul dengan siapa saja,tapi kami selalu di kucilkan,dihina itu yg membuat kami brutal karena kuping ini sudah panas mendengar ocehan org yg menyakitkan.suku mna yg dikatakan binatang?ya kami dayak,coba anda yg dibilang binatang kira enak kah rasanya,rasa coklat kali ya..kalo memang anda berakhlak dan lebih pintar dari dayak tunjukin donk dari sikap dan prilaku atau perkataan..utk teman2 dayak biarkan saja apa kata org, kita ga usah melawan.dosa-dosanya sendiri yg penting kita udah tw kita ini manusia berdosa harus selalu berdoa pada ALLAH yg menciptakan kita sebagai manusia bukan binatang……………..

    Comment by stress — July 9, 2009 @ 5:28 am

  216. yang menghancurkan kekayaan kalimantan,, adalah para pendatang yang ngak tahu diri,,,klo sekiranya kekayaan hutan kalimantan di kelola oleh masyarakat asli,, tidak akan habis smpai 7 keturunan sekarang kita lihat,,kekayaan hutan kalimantan semangkin hari, semangkin habis tidak mustahil,, suatau saat nanti pulau klimantan yang dulu nya hijua akan berubah menjadi gurun yang gersang,,,pememrintah sepertinya tutup mata akan hal ini,,,

    Comment by peotra borneo — July 9, 2009 @ 7:07 am

  217. saya tahu tidak semua orang madura keras kepala, menang sendiri, tersinggung sedikit bacok, kemana-mana bawa celurit, di pukul 1 orang 1 kampung ikut-ikutan ngebela walaupun si madura tuh maling, kalah kelahi di jalan dendam sampai 8 tahun dendamnya g’ hilang-hilang, arogan, sok jago, suka membawa celurit di dalam bajunya, suka ngebacok dari belakang, kalau sendirian di kampung orang pura-pura baik tapi kalau udah banyak temannya sesama madura mau menguasai tanah orang dan mengancam dengan celuritnya dan suka keroyokan walaupun tidak semuanya tapi sebagian besar mereka ( madura) seperti itu. untung nenek moyang kami mengajari kami cara berperang, bagi anda-anda yang tidak tahu permasalahannya mengapa perang harus terjadi jangan banyak ngomong sudah banyak saudara-sauadara kami yang aniaya oleh si madura dan kami tetap sabar sampai kesabaran kami ada di kerongkongan, bagi madura yang tidak terima dan merasa sok jago silahkan datang ke tanah kami lagi. kami akan memberikan hadiah yang menarik bagi anda yang sok jago. kami salut kepada suku-suku lain tapi tidak bagi si madura

    Comment by renold — July 12, 2009 @ 10:39 am

  218. buat no 213, saya orang batak dan jika kamu benar orang batak saya jadi jijik mendengar ucapanmu itu, jangan harap orang batak yang berpendidikan mau bergabung dengan situs kamu itu, mudah2an kamu itu bukan orang batak tapi membawa-bawa nama orang batak (batak aspal=asli tapi palsu), dasar tolol dan goblok, buat suku dayak jangan percaya jika membawa-bawa suku batak dan menjelek-jelek suku kalian, karena kami tau tidak begitu suku dayak.

    Comment by evod parlindungan — July 12, 2009 @ 5:53 pm

  219. maaf, saya bukan termasuk dalam lingkaran suku yang yang berperang. saya hanya pemerhati sosial dari luar pulau sana. memang suku madura di cap sebagai suku yang suka berbuat kriminal dikalimantan. begitu pula dengan dayak diluar sono terkenal dengan suku premitif. namun setelah ditelaah, ternyata di kab sambas masih sering kali terjadi pemerkosaan, pencurian dan pembunuhan padahal orang madura tidak ada. saya juga mendengar dari orang kalimantan sendiri katanya di daerah entikong saat ini banyak preman yang suka memeras dan meminta uang, bukankah orang madura di sana sudah tidak ada.

    dengan alasan apapun pembunuhan dan pemenggalan kepala itu tidak dibenarkan karena hal itu menandakan simbol kebiadaban dan kanibalisme, perbuatan binatang. semua orang berhak hidup di negara ini. karena negara ini bukan punya satu etnis tapi punya semua bangsa.

    analisis saya, dayak dan madura itu sama-sama arogan. tapi kasus yang terakhir dapat disimpulkan dayak lebih arogan dari madura.

    dan bila dihubungkan dengan ketiga suku yang bertikai, dayak, madura dan melayu, tentu dayak lebih baik dari melayu. karena hingga saat ini tiada HAM dan maaf di tanah sambas,hal ini berbeda dengan tanah dayak palangkaraya,padahal sesungguhnya melayu juga merupakan suku pendatang di pulau kalimantan. hemat prof. Sy. ibrahim Alkadri mengatakan bahwa melayu diistilahkan dengan “dispora” yakni suku pendatang dari berbagai penjuru tanah air kemudian membentuk suatu komunitas baru dan menamakan dirinya melayu.

    semoga perdamaian di tanah airku tetap terjaga

    argo kusuma
    mahasiswa pasca sarjana USA

    Comment by yayan — July 15, 2009 @ 12:37 pm

  220. m5f kepada no 219 jangan menganggaap melayu dayak madura arogan ,, anda tidak tw apa yang terjadi di lapangan jadi jangan sok tau,, pendapat atau penelitian bisa saja salah,,jadi jangan menjastifikasi bahwa kami orang kalimantan kejam,,,

    Comment by poetra borneo — July 24, 2009 @ 2:23 pm

  221. buat 219 pernyataan anda kurang tepat, saya asli pendatang dari jawa yang tinggal di Sambas , setelah terjadi kerusuhan terjadi penurunan tindak kriminal disana sangat jauh dibandingkan sebelumnya, begitu juga dengan di Kalimantan Tengah khususnya Sampit, kalau anda mau silahkan datang ketempat saya kita buktikan sama-sama, karena saya juga seorang peneliti alumni UI walaupun tidak sehebat dan setinggi anda Pendidikan saya

    Comment by Edy Sudrajad — August 11, 2009 @ 1:16 am

  222. Ya kalian semua emang hebatttttttttttttttttt kali
    hebatlahhhh
    hebat
    hebat
    Gua BATAK ga hebat,,,,Tapi boleh di TEST lah,,,,,,,,,,,
    Bukan suku sombong, hanya sedikit bernada keras,,,
    jgn di tanya pekerja keras ato tidak
    boleh di adu
    TUHAN jgn dilupakanlah
    Itu aja intinya

    Comment by GOSBAN — August 13, 2009 @ 2:54 pm

  223. dah lah bagi batak,dayak, ato yang lain… jangan banyak bacot…
    percuma loe komentar …. lihat telusuri tuh madura di surabaya…. pada brengsek
    bangsat mulai menguasai tanah tanah resmi pemerintah… khususnya streem kali, daerah daerah kosong, preman terminal, bahkan JEMBATAN SURAMADU yang belum lama diresmikan, besi dan rangkanya pada di maling ( masuk koran tuh ) memalukan … dari pada tidak bisa diajak maju …. lebih baik dibumi hanguskan aja lah … pokoke brengsek dah… join gak loe ?

    Comment by amarah — August 19, 2009 @ 6:09 am

  224. dasar manusia …

    Comment by marley — August 30, 2009 @ 12:10 pm

  225. Hmmmm, siapa lagi…

    Comment by Nurdin N Tot — August 31, 2009 @ 9:40 am

  226. untuk no 1-225
    udah berdamailah
    sekarang kumpulkan tenaga untuk basmi MALAISIA
    yang udah menginjak2 tanah air qt INDONESIA

    Comment by 666 — August 31, 2009 @ 4:07 pm

  227. saya suka kalimantan, bahkan saya bercita-cita utk bekerja dan berkeluarga disana. Tetapi saya juga pengemar sate madura…….Sudahlah saudara2ku, lupakan semuanya dan berdamailah….Damai itu indah, indah sekaliiii…….

    Comment by gunawan — September 1, 2009 @ 1:38 am

  228. KAWAN KAWAN KU SEKALIAN SAYA JUGA KETURUNANAN DAYAK KALTENG DAN SAYA TIDAK PERNAH MEMIHAK KEPADA SIAPA PUN KARNA KITA INI ADALAH SODARA MENDINGAN KITA BERSATU UNTUK MENGHADAPI PARA PENJAJAH YANG INGIN MEREBUT KEBUDAYAAN KITA.

    Comment by si bungul — September 2, 2009 @ 4:03 am

  229. ganyang malaysia….apalagi yang mau diambil malaysia? ga lama permainan petak umpet diambil oleh malaysia………………

    Comment by pendekar — September 2, 2009 @ 11:49 am

  230. Saya sendiri adalah campuran batak dan dayak, bapak batak, ibu dayak Benuaq Kal-Tim. Dibesarkan dari kecil dari cara dan istiadat orang dayak. Orang dayak sangat menghargai pertemanan, menghormati orang lain, adat budaya dayak mendidik generasinya utk menghargai kehidupan alam dan manusia. Adat ngayau (potong kepala) dipakai untuk penghormatan terhadap nenek moyang, mempertahankan tanah adat dan memupuk sifat keberanian serta kesatria dari para generasi muda dayak. Sifat religiusitas orang dayak nampak dari kedekatan hubungan orang2 dayak dengan alam dan nenek moyang. Mereka adalah masyarakat asli tanah Kalimantan. Orang2 dayak adalh masyarakat yang besar tersebar di seluruh Kalimantan semenjak ratusan generasi yang lalu. Jadi mereka patut dihormati di kampung halamannya

    Tentunya mereka akan mempertahankan diri apabila tanah adat dan kelahirannya dijajah, dan mereka akan mempertahankan diri dgn cara apapun juga, dengan memanggil roh2 leluhur dan zat2 kosmis alam Kalimantan salah satunya.

    Masyarakat Batak sudah lumayan lama merantau ke Kalimantan dan sudah berteman sejak lama, terjadi toleransi dan interaksi yang harmonis. Saya yakin beberpa suku yang lain juga ada yang seperti Batak (Termasuk Jawa, Sunda, Bugis, Timor, Manado, Toraja dll). Intinya adalah menghormati suku asli setempat dan kerusuhan yang penuh darah dan air mata tidak perlu terjadi. Karena Dayak adalah suku yang damai, beradat dan toleran. Yang penting tidak diganggu…

    Bangsa kita adalah bangsa yang besar terdiri dari berbagai macam suku, skr keadan bangsa kita sedang krisis. Krisis pembangunan, krisis budaya dan krisis ekonomi. Semua suku hendaknya saling ikhlas bersatu dan menghormati. Suku yang satu belajar nilai2 positif dari suku lain, demikian sebaliknya. Ada keseimbangan saling mengisi antara sesama makhluk Indonesia ciptaan Tuhan. Niscaya kehidupan bangsa kita akan makmur dan sejahtera, disamping adanya persatuan tanpa perbedaan dalam membangun, jujur, disiplin dan memupuk semangat Nasionalisme.

    Ingat Sumpah Pemuda, Proklamasi 45 dan perjuangan2 para pendahulu kita yang penuh pengorbanan yang tidak bisa dinilai dengan harta atau materi. Para pejuang2 kita baik yang masih hidup atau wafat pasti kecewa dgn keadaan negara kita sekarang ini.

    Vence Sumual pernah berkata : “Negara dibuat untuk mensejahterakan masyarakatnya, kalau masyarakatnya tidak sejahtera, untuk apa ada sebuah negara?”

    Mau kah kita tercerai – berai menjadi bangsa yang kecil, tidak sejahtera dan dipandang hina oleh negara lain?????……….MARI KITA RENUNGKAN ITU BERSAMA….

    Salam dari Pemuda Batak Dayak Kal – Tim.

    Comment by Pemuda Batak Dayak Kal - Tim — September 16, 2009 @ 9:30 am

  231. seandainya kalian semua baik Dayak, Madura, Jawa, Tiong Hoa, Melayu, Bugis, Ambon,dan lain-lain Kuliah di Ilmu Sejarah atau bidang-bidang yang berkenaan, pasti perspektif kalian akan berbeda, saya juga berasal dari Kalimantan dan ikut merasakan pahitnya kerusuhan Kal-Bar thn 1997, akan tetapi saat itu banyak peristiwa2 yang irasional melingkupi kami semuanya, orang-orang tua kita dulu juga pernah terlibat konfrontasi/PGRS PARAKU. kita hanya bisa bicara dan menyaksikan seandainyapun terlibat ala kadarnya aja. jadi mari kita memahami lebih jauh permasahan ini, bukan hanya di kalimantan, jauh sebelumnyapun pernah terjadi di Jawa, Sumatera, Maluku,bahkan di Papua. saya juga mempelajari kebudayaan Madura dan suku lainnya terlebih Dayak, jadi alangkah baiknya kita pelajari substansinya.khusus untuk Kal-Bar masuk ke dalam NKRI tahun 1965,Kal-Tim tahun 1967, Kal-Teng (sebelumnya ada dua negara yaitu Dayak Besar, dan Dayak Kecil yang dulunya disebut Kapuas dan Katingan) tahun 1966 kalau tidak salah). jadi pada saat sumpah pemuda tahun 1928, yang menghadiri acra tsbt adalah Jong Borneo, serta Pemilu tahun 1955 Partai Dayak ikut ambil bagian. kerusuhan yang terjadi disebabkan oleh karakteristik budaya serta trans subjektif yang berbeda.wassalam….

    Comment by Wihelmus Jesz — September 18, 2009 @ 10:04 pm

  232. awi ewn tuh hindai keme pang..
    itah nah ela lalau malawa…
    ckup nampayah ih..
    awi ewen hindai ngeme jie kana patei..

    saya mmbaca coment dr no;1-231..
    sbagian ada yg mnghina suku dayak,mnjelaskan sejarah suku dayak,dll..
    klo blm tau sjarah n prkembangan gag usah trlalu bnyk omong..
    ada jg yg mnytakan dayak itu brani d kandang sndiri..
    gag brani kluar pulau..
    itu mmang bnr..
    krena km suku dayak tidak serakah..
    tidak ingin mngambil milik suku lain..
    konflik kmrn km hnya mmbela diri sja krna km sdh trpojokan..
    silahkan klo ada yg tak brkenan dtng saja k palangkarya atw katingan..
    anda dtnag baik2,km pun mlayani anda dgn baik jg..
    ttp klo ada yg brniat jhat dgn km,km pun sbaliknya..
    km org mmiliki mcam myakinan braneka ragam..
    mayoritas muslim…
    tp km org dayak tidak trlalu fanatik trhadap agama..
    ttp klo sdh mnyangkut suku…
    km pun tdk segan2…

    by Manusia

    Comment by dyak ngaju.. — September 25, 2009 @ 10:43 am

  233. Bagi saya mau madura mau dayk tolong jangan suka menonjolkan arogansi tapi memang untuk hidup ini dimana juga ada hukum yang setimpal mungkin jika kita yelaah lebih dalam hanya mereka yang teraniaya yang akan berbuat nekat (suku dayak) hanya mempertahankan harga diri tanah tempat leluhur mereka menetap selama ratusan tahun yang lampau ini hanya pelajaran bahwa hukum sebab akibat akan terjadi begi mereka yang selalu merusak rasa kemanusiaan dan balasan akan datang ditangan pembela kebenaran saya rasa hanya itu yang bisa saya sampaikan

    Comment by the lights of living — September 27, 2009 @ 2:03 pm

  234. buat putra bangsa indonesia
    sapta darma pramuka,pramuka itu:
    1.ketuhanan yang maha esa
    2.cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
    3.pratiot yang sopan dan kesatria
    4.suka dan mau bermusyawarah
    5.rajin terampil dan gembira
    6.hemat cermat dan bersehaja
    7.suci dalam pikiran,perkataan dan perbuatan.
    dari kecil qt ditamamkan menjadi manusia indonesia seutuhnya.klo kita memang mempunyai potensi daya perang yang hebat.ayo saling bahu membantu membebaskan negri kita indonesia raya dari orang luar,maleysia ribuan TKW kita disiksa disana,kasus pulau ambalat,dll.tenaga kita lebih diperlukan oleh negara,cintailah indonesia apau pergi saja dari indonesia raya

    Comment by indonesia raya — September 30, 2009 @ 1:37 am

  235. dayakberaninya di kampung sendiri,paan tuch…………….
    dayak klomang berani kemadura donk.. dayak penganut ilmu hitam

    Comment by orang idup — October 2, 2009 @ 10:52 am

  236. semoga orang yg menjelek2n madura dapat musibah…
    madura tempatnya ulama

    Comment by orang madura — October 2, 2009 @ 11:02 am

  237. ku mau tanya..saya kan orang dayak, boleh ga saya jalan2 ke madura?

    Comment by el — October 4, 2009 @ 11:32 pm

  238. wes wes gak usah tukaran( dah…dah…jgn brtengkar). ngisin-ngisini lho karo negoro sebelah
    (malu lho ama negeri tetangga) wes kabeh podo anteng lan guyup rukun karo podo sedulur, yo nggeerrrr!!!!!!!!!!!!!!!

    wong meduro karo wong dayak podo wae………

    Comment by wong jawa — October 6, 2009 @ 9:06 am

  239. Ingat Allah SWT….
    Jangan ingat dendam….
    berdoa….
    shalat di tegakkan….
    Indonesia satu….
    berjuang bareng kan enak….
    walaupun masing masing punya kelemahan kita instropeksi diri….
    saya juga mengingatkan diri saya sendiri karena saya juga manusia yang banyak dosa….
    memang susah….
    tapi bayangkan perjuangan Nabi Muhammad dulu….
    Lebih berat dari itu bung!!!!!
    ……..
    sudahlah jangan mau diri kita dikuasai “SETAN”…karena setan senang berteman dengan yang namanya permusuhan dan akhirnya hasutan-hasutan setan yang merasuk di dalam diri kita….
    ……..
    Dunia yang damai….tentram….Mau????
    atau kalian yang senang bermusuhan suka menjadikan bumi ini neraka-neraka yang kalian buat sendiri…semua akan kembali ke sang pencipta
    ……..
    saya bila ingat dosa yang saya perbuat….rasanya……..g karuan pokoknya……..
    mari kita sama-sama belajar menuju jalan kebenaran……….
    jalan yang diridhoi oleh ALlah SWT…..
    sekali lagi khususnya untuk diri saya sendiri saya mengingatkan jangan mau mendengar hasutan “SETAN YANG TERKUTUK”!!!!!!!
    ingat dosa-dosa selama ini!!!!!!
    trima kasaih
    wassalam……

    Comment by Manusia — October 7, 2009 @ 3:35 pm

  240. ..daripada ribut saling menjatuhkan antar suku, marilah merasakan hati nurani masing2. rasakan lah bahwa terdapat TUHAN di dalamnya. TUHAN hanya dapat diakses dengan hati nurani yang bersih, sedang pikiran / otak adalah tangan2 setan terkutuk yg selalu berusaha menjauhkan keberadaan. jika mengandalkan pikiran, ada baiknya sebelumnya bermeditasi merasakan hati nurani. ..dan segeralah bertobat bersujudlah kepada ibu pertiwi, kalian yang telah tersesatkan oleh kebrutalan nafsu selalu bertindak durhaka terhadap “ibu” mu yaitu tanah suci tumpah darah indonesia raya. bersatulah anak2 ibu, saudara2 ku sebangsa setanah air.. jangan kita sesama saudara saling bertikai. sadar bahwa musuh yang sebenarnya adalah para koruptor2 laknat yang menyebabkan saudara2 kita diseluruh wilayah ibu pertiwi ini menjadi miskin, bodoh, paranoid, dan bermacam akibat buruk yang ditimbulkan. bersatulah, kobarkan hukum tertinggi yaitu pengadilan oleh rakyat… MERDEKA!!! (mengapa MERDEKA?, karena memang kita belumlah menjadi manusia bermartabat. cam kan dan renungi..)

    Comment by Prativi — October 26, 2009 @ 4:52 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Blog at WordPress.com.